Tahapan Pilkades Antar Waktu Di 5 Desa Di TTS Sudah Mulai Berjalan

terpaksa harus melakukan Pilkades antar waktu karena sang kades memundurkan diri untuk mengikuti pemilihan legislatif.

Tahapan Pilkades Antar Waktu Di 5 Desa Di TTS Sudah Mulai Berjalan
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kaban PMD Kabupaten TTS, George Mella 

Tahapan Pilkades Antar Waktu Di 5 Desa Di TTS Sudah Mulai Berjalan

POS-KUPANG.COM|SOE - Lima Desa di Kabupaten TTS yaitu Desa Nenoat, Lelobatan, Tublopo, Ofu dan Manufui akan melakukan Pilkades antar waktu pada akhir tahun ini karena terjadi kekosongan jabatan kepala desa dengan alasan beragam.

Missalnya, Desa Ofu terpaksa harus melakukan Pilkades antar waktu karena sang kades memundurkan diri untuk mengikuti pemilihan legislatif.

Ada juga karena alasan sang kepala desa terjerat kasus hukum dan sudah ada putusan hukum tetap seperti Kades Manufui dan ada juga yang karena alasan kepala desa bersaing meninggal dunia.

Kepala Badan (Kaban) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten TTS, George Mella mengatakan, saat ini tahapan Pilkades antar waktu sudah mulai berjalan. Dimana saat ini sedang dilakukan tahapan sosialisasi. Selanjutnya akan dilakukan pembentukan panitia di tingkat desa guna menjaring calon kepala desa.

"Ada lima desa yang kita gelar Pilkades antar waktu. Saat ini kita sudah mulai tahapan sosialisasi kepada masyarakat setempat terkait pelaksanaan Pilkades antar waktu. Usai sosialisasi kita akan lakukan pendamping guna pembentukan panitia tingkat desa," ungkap Mella kepada pos kupang.com, Jumat (11/10/2019) pagi di ruang kerjanya.

Dalam Pilkades antar waktu lanjut Mella, berbeda dengan pelaksanaan Pilkades biasanya. Dimana apa bila pada Pilkades biasa pemilihan kepada desa dilakukan oleh seluruh masyarakat desa yang memiliki hak suara, maka pada Pilkades antar waktu hanya 50 orang yang memiliki hak suara. Yaitu unsur perangkat desa, BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat.

"Kalau Pikades antar waktu ini ada sedikit perbedaan dengan Pilkades biasa, karena yang memilih kepala desa hanya 50 orang," jelasnya.

Dirinya menargetkan proses Pilkades antar waktu akan selesai paling lambat di akhir tahun 2019. Hal ini dimaksudkan agar roda pemerintahan di desa tidak terganggu.

Uskup Larantuka Resmikan Sidang Sinode VII

Julie Sutrisno Beri Motivasi Bagi Pemain PSN Ngada

" Kita usahakan tahun ini harus selesai prosesnya," tegasnya. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved