Program Studi Matematika Undana Kupang Meraih Juara Umum Pentas Seni dan Budaya FKIP

beberapa nilai yang sangat penting dan perlu dipelihara oleh semua mahasiswa terutama terkait kerja sama dan juga sikap saling menghormati

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Juara Umum Pentas Seni dan Budaya FKIP Undana dari Prodi Matematika, Rabu (9/10/2019). 

Program Studi Matematika Undana Kupang Meraih Juara Umum Pentas Seni dan Budaya FKIP

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI. Juara Umum Pentas Seni dan Budaya FKIP Undana dari Prodi Matematika, Rabu (9/10/2019).

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Program studi (Prodi) Pendidikan Matematika meraih juara umum pada lomba pentas seni dan budaya FKIP tahun 2019 yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Undana, Rabu 9 Oktober 2019 di Aula Rektorat Lama Undana Kupang.

Dalam gelaran lomba tersebut, mahasiswa Pendidikan Matematika yang bergabung dalam Kelompok Studi Mahasiswa Matematika (KSMM) mengirimkan 8 tim yang berkompetisi dalam 3 jenis perlombaan, yaitu 3 tim mengikuti lomba Paduan Suara (PS), 3 tim berpartisipasi pada lomba Vokal Group (VG) dan 2 tim lainnya pada lomba tarian tradisi.

Dari 8 tim yang berpartisipasi, 6 tim berhasil menyabet gelar juara. Tim Matematika angkatan Mean'16 keluar sebagai juara 1 lomba PS , tim Matematika angkatan Master'17 meraih juara 2 pada jenis lomba yang sama, dilengkapi tim Matematika angkatan Simetri'18 sebagai penampil terbaik ke-5 lomba PS.

Sementara pada lomba VG, tim Matematika angkatan Master'17 dinobatkan sebagai Juara 1 dan Juara 2 diraih tim Matematika angkatan Mean'16. Pada lomba Tarian Tradisi, tim Matematika angkatan Master'17 melengkapi gelar juara untuk Prodi Pendidikan Matematika dengan meraih Juara 1 pada lomba tersebut.

Ketua KSMM, Yohanis Putra Tama Kamuri kepada media ini mengucapakan terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang Pendidikan Matematika yang sudah mendukung dengan berbagai cara sehingga Prodi Pendidikan Matematika berhasil meraih 6 gelar juara dan dinobatkan sebagai Juara Umum Pentas Seni dan Budaya FKIP Undana tahun 2019 dan berhak mendapatkan Piala bergilir pertama pada kegiatan tersebut.

Dia menjelaskan bahwa prestasi tersebut membuktikan bahwa mahasiswa Pendidikan Matematika tidak hanya berfokus pada proses belajar di kelas tetapi memiliki segudang talenta dibidang Seni dan budaya.

"Banyak orang yang berpikir bahwa mahasiswa Matematika setiap hari selalu bergulat dengan angka dan rumus, namun prestasi ini memberikan bukti bahwa mahasiswa Pendidikan Matematika punya kreativitas dibidang Seni dan budaya yang mampu mengangkat nama program studi", jelas Kamuri disela-sela acara foto bersama.

Lanjutnya, prestasi tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh peserta dan mahasiswa Pendidikan Matematika dalam mempersiapkan diri juga mempersiapkan berbagai kelengkapan yang dibutuhkan dalam perlombaan. Dirinya juga menyampaikan bahwa kerja keras tersebut tidak akan bermakna tanpa campur tangan Tuhan.

"Segala sesuatu tanpa persiapan tentu tidak ada hasil. Namun kita menyadari bahwa mengandalkan Tuhan dalam segala hal adalah kunci kesuksesan kita hari", tutur mahasiswa semester 7 itu.

Kamuri berharap prestasi yang diraih Pendidikan Matematika melalui kreativitas mahasiswa terus dipertahankan agar kedepannya bisa lebih baik lagi dari sekarang.

"Harapannya bahwa kedepan prestasi ini dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi", pungkas Kamuri.

Dekan FKIP Undana, Dr. Melkisedek Taneo, M. Si, yang ditemui media ini mengatakan bahwa kegiatan tersebut mempunyai beberapa nilai yang sangat penting dan perlu dipelihara oleh semua mahasiswa terutama terkait kerja sama dan juga sikap saling menghormati antar sesama peserta.

" Mahasiswa belajar bagaimana bekerja sama yang baik dalam sebuah tim. Bukan masalah juara yang diperhatikan, namun bagaimana mereka mempersiapkan diri dalam mengikuti perlombaan, mulai dari latihan sampai persiapan segala properti yang dibutuhkan dalam setiap jenis perlombaan. Selain itu mereka juga belajar menghargai sesama peserta lomba dan mampu menerima semua hasil lomba dengan lapang dada. Hal-hal tersebut yang harus dipertahankan ", tegas Taneo.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved