Gempa Bumi "Goncang" Pantai Sulamanda, Ratusan Pengunjung Panik
Gempa bumi dengan kekuatan 7 SR "mengguncang" kawasan wisata Sulamanda, Desa Mata Air, Kupang Tengah.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Gempa Bumi "Goncang" Pantai Sulamanda, Ratusan Pengunjung Panik
POS KUPANG.COM I OELAMASI--Gempa bumi dengan kekuatan 7 SR "mengguncang" kawasan wisata Sulamanda, Desa Mata Air, Kupang Tengah.
Dampak dari gempa bumi yang terjadi Selasa (8/10/2019) itu membuat ratusan Pengunjung panik, 46 orang berhasil diselamatkan Tim BNPB NTT.
Seperti disaksikan, sebanyak ratusan orang pengunjung pantai wisata Sulamanda awalnya bersendagurau di kawasan ini. Secara mengejutkan gempa bumi "menggoncang" kawasan ini sehingga warga panik.
Ada sebagian hilang disapu gelombang. Puluhan masyarakat Desa Mata Air, petugas BNPB NTT dan BNPBD Kabupaten Kupang hanya berhasil menyelamatkan sebanyak 46 orang dari 150 orang pengunjung sesuai data karcis masuk di pantai Sulamanda di hari itu.
Demikian hasil simulasi penanggulangan bencana gempa dan Tsunami, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Provinsi NTT bersama masyarakat Desa Mata Air, Kecamatan Kupang, Kabupaten Kupang di pantai wisata Sulamanda, Selasa (8/10/2019).
Kepala BPBD Propinsi NTT, Thomas Bangke membenarkan kegiatan simulasi itu untuk mengedukasi masyarakat agar masyarakat paham dan tahu tanda - tanda tzunami dan bagaimana cara mereka menyelamatkan diri dari ancaman bencana tersebut
Simulasi gempa dan Tsunami ini, kata Thomas, sebagai upaya mendukung pembangunan Pariwisata NTT. Tahun ini, pihaknya hanya 2 kali melaksanakan simulasi bencana di dua tempat wisata yakni, di pantai wisata Lasiana Kota Kupang dan pantai wisata Sulamanda Kabupaten Kupang.
Kepala Desa Mata Air, Benny Kanuk sangat berterima kasih karena simulasi bencana BNPB NTT dilaksanakan di pantai Wisata Sulamanda
• MDS Gelar Bazar Tawarkan Aneka Promo Menarik
• Ini Tujuannya Kongregasi Suster Jesus Maria Joseph Gelar Kegiatan Bakti Sosial di Kefamenanu
"Kita semua tidak akan tahu kapan bencana datang tetapi dengan adanya edukasi tanggap darurat bencana melalui simulasi ini tentu masyarakat akan paham dan tahu cara menyelamatkan diri mereka bila bencana itu terjadi," kata Benny.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kegiatan-simulasi-penanggulangan-bencana-gempa-dan-tsunami.jpg)