Ini Tujuannya Kongregasi Suster Jesus Maria Joseph Gelar Kegiatan Bakti Sosial di Kefamenanu

tujuan dilaksanakan kegiatan edukasi psikososial untuk mengembangkan kemampuan psikososial bagi anak dalam hal interaksi

Ini Tujuannya Kongregasi Suster Jesus Maria Joseph Gelar Kegiatan Bakti Sosial di Kefamenanu
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Ketua Panitia Sr Luisa Nunuhitu, SJMJ menanam anakan pohon di Kompleks Biara Susteran Jesus Maria Joseph, Naesleu, Rabu (9/10/2019).

Ini Tujuannya Kongregasi Suster Jesus Maria Joseph Gelar Kegiatan Bakti Sosial di Kefamenanu

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Dalam rangka mewujudkan arah dasar (ardas), Kongregasi Suster Suster Jesus Maria Joseph menggelar kegiatan bakti sosial di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Belu.

Kegiatan bakti sosial yang mengusung tema "Bertumbuh dalam Kasih kepada Sesama dan Alam Ciptaan" itu dilaksanakan selama empat hari terhitung pada tanggal 9-13 Oktober 2019 di Kefamenanu dan Atapupu.

Ketua Panitia Sr Luisa Nunuhitu, SJMJ mengatakan, ada beberapa kegiatan sosial yang dikemas dalam bentuk promosi panggilan hidup membuat kepada anak-anak dan orang muda katolik, gerakan pelestarian ciptaan melalui penanaman 1000 pohon.

Selain itu, tambah Sr. Luisa, pihaknya juga melaksanakan kegiatan edukasi psikososial bagi anak-anak TK dan SD, penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat umum.

Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan promosi panggilan, jelas Sr Luisa, untuk memperkenalkan serta mempromosikan cara hidup membiara kepada umat katolik setempat khususnya kepada anak-anak dan kaum muda.

"Lewat kegiatan ini diharapkan kelak ada kaum muda yang berasal dari paroki setempat memilih hidup membiara baik sebagai pastor, frater, maupun suster," jelasnya.

Sr Luisa menjelaskan, tujuan dilaksanakan kegiatan edukasi psikososial untuk mengembangkan kemampuan psikososial bagi anak dalam hal interaksi dengan sesama dan alam ciptaannya.

"Melalui kegiatan bermain yang dilakukan oleh anak-anak ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan psikososial anak tersebut dan mampu melatih ketangkasan, emosi anak dan cara berpikirnya," ungkapnya.

Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan gerakan penanaman 1000 pohon, ungkap Sr Luisa, supaya membangkitkan kesadaran karya ciptaan dan berkarya melestarikan alam semesta yang sedang menderita sebagai keterlibatan dalam menyelamatkan bumi yang telah tua dan sakit.

"Dengan kegiatan penanaman pohon ini kita dapat mengurangi pemanasan global, mengurangi pencemaran lingkungan, menambah resapan air, hingga akhirnya dapat meningkatkan kualitas hidup kita," jelasnya.

Untuk kegiatan penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis, kata Sr Luisa, untuk memberikan informasi bagi masyarakat terkait segala hal yang bertujuan pada peningkatan kualitas kesehatan baik itu kesehatan individu maupun masyarakat.

"Dengan memberikan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis kepada masyarakat yang sakit dan yang jauh dari fasilitas kesehatan, serta yang tidak mempunyai biaya untuk berobat," ungkapnya.

Selain itu, ungkap Sr Luisa, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memperkenalkan serta menghidupkan kembali klinik-klinik yang saat ini berkurang pasien sehingga tetap menjadi fasilitas kesehatan yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang sakit.

Luas Lahan Yang Digugat 312 Hektar, Awal Proses Pembangunan Pemerintah Tidak Minta Permisi

TERKUAK Ruben Onsu Suami Sarwendah Pilih Tanggal 5 Prosesi Adat Adopsi Betrand Peto, Ini Maknanya?

Ini Tanggapan Kades Olaia di Nagekeo Soal Pemilik Lahan Blokir Jalan

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kabupaten TTU, Thomas Laka mengungkapkan, pemerintah daerah Kabupaten TTU sangat mendukung kegitaan bakti sosial tersebut. Bahkan dirinya menjadi ketua panitia lokal yang betugas untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved