Sopir Bis Jurusan Tambolaka Minta Pemerintah Naikan Tarif Angkutan

Persoalanya yang terjadi sekarang dimana kelangkaan BBM tidak hanya terjadi di Sumba Barat Daya tetapi juga di Sumba Barat.

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
KOMPAS.COM
Ilustrasi rupiah 

Sopir Bis Jurusan Tambolaka Minta Pemerintah Naikan Tarif Angkutan

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA--Para sopir angkutan jurusan Tambolaka, Sumba Barat Daya menuju Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat meminta pemerintah segera menaikan tarif angkutan bila harga BBM terus naik.

Persoalanya yang terjadi sekarang dimana kelangkaan BBM tidak hanya terjadi di Sumba Barat Daya tetapi juga di Sumba Barat.

Antrean panjang itu yang terjadi disetiap SPBU baik di Sumba Barat Daya maupun di Sumba Barat menyebabkan para sopir lebih memilih mengisi BBM eceran dengan harga Rp 250.000/jerigen (20 liter) hingga Rp 300.000/jerigen (20 liter).

Sementara tarif angkutan Tambolaka, SBD menuju Waikabubak, Sumba Barat masih Rp 15.000/penumpang. Mereka meminta pemerintah menaikan tarif Rp 20.000/penumpang.

Bila hal itu tidak dilakukan maka para sopir meminta pemerintah harus turun tangan menertibkan warga yang sepanjang saat antre mengisi BBM di SPBU untuk dijual kepada pengecer.

Perbuatan warga itu telah meresahkan masyarakat.

Pemerintah harus pekah dengan kondisi yang terjadi sehingga tidak terus menerus menambah kesulitan hidup masyarakat kecil.

Ratusan Barang Bukti Sepeda Motor Di Polres Kupang Jadi Bangkai, Ini Pendapat Praktisi Hukum

Polres Kupang Tetapkan Siswa SMA di Kupang Sebagai Tersangka Kasus Pencabulan

Masyarakat sulit mencari rezeki karena BBM sulit diperoleh. Kalaupun dapat dengan harga fantastis. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved