Melchias Mekeng Tak Penuhi Panggilan KPK , Anggota DPR Partai Golkar asal NTT Beralasan Sakit

Melchias Mekeng Tak Penuhi Panggilan KPK , Anggota DPR Partai Golkar asal NTT Beralasan Sakit

Melchias Mekeng Tak Penuhi Panggilan KPK , Anggota DPR Partai Golkar asal NTT  Beralasan Sakit
DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Anggota DPR Melchias Marcus Mekeng usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (24/6/2019). 

Anggota DPR asal NTT Melchias Mekeng Tak Penuhi Panggilan KPK , Kader Partai Golkar ini Beralasan Sakit

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Mantan anggota Komisi XI DPR periode 2014-2019 Melchias Marcus Mekeng kembali tidak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi , Selasa (8/10/2019) hari ini.

Sedianya, Mekeng hari ini akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) di Kementerian ESDM.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, politikus Partai Golkar itu tak bisa menghadiri panggilan karena merasa kurang sehat.

"Tadi kami menerima surat dari pihak kuasa hukum dengan lampiran Surat Kuasa tertanggal 7 Oktober 2019. Alasan tidak hadir karena kondisi kurang sehat," kata Febri dalam keterangan tertulis.

Ini Dia 4 Artis Disebut Raja & Ratu Halu Selain Barbie Kumalasari, Ada Ngaku Ikut Puteri Indonesia

Sekjen PA 212 Bernard Abdul Jabbar Ditahan Polda Metro Jaya, Kasus Penganiayaan Ninoy Karundeng

Veronica Tan Move On Dari Ahok, Ibu Sean Nicholas Makin Menarik, Hingga Didekati Dua Artis ini?

Sudah Jadi Anak Angkat, Ini Rencana Sarwendah & Ruben Onsu untuk Kakak & Adik Betrand, Adopsi Juga?

Dengan demikian, sudah empat kali Mekeng tidak memenuhi panggilan KPK setelah sebelumnya beralasan sedang mengikuti perjalanan dinas.

"KPK akan membahas tindak lanjut setelah Saksi tidak hadir dalam beberapa kali agenda pemeriksaan di KPK. Di surat kali ini juga tidak ada lampiran keterangan dari dokter," ujar Febri.

Menurut rencana, ia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Samin Tan yang merupakan pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal.

Mekeng pun sebelumnya telah dicegah berpergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan terhitung sejak September 2019 lalu untuk kepentingan penyidikan.

Dalam kasus ini, Samin diduga memberikan uang sejumlah Rp 5 miliar kepada Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih.

Baca juga: Sedang Perjalanan Dinas, Mekeng Tak Penuhi Panggilan KPK Uang tersebut diduga terkait terkait terminasi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).

Perjanjian itu antara PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

PT AKT merupakan anak perusahaan PT Borneo Lumbung Energi dan Metal yang dimiliki Samin.

Samin disangka melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beralasan Kurang Sehat, Mekeng Kembali Tak Penuhi Panggilan KPK", 

Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved