Ini Kata Ketua KPUD Soal Pilkada Lembata

Namun berkaca pada Pemilu serantak 17 April 2019 ada peluang Pilkada serentak dilaksanakan pada tahun 2022 mendatang

Ini Kata Ketua KPUD Soal Pilkada Lembata
POS KUPANG/RICARDUS WAWO
Elias Keluli Making 

Ini Kata Ketua KPUD Soal Pilkada Lembata

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Sesuai amanat UU No.10 tahun 2016, Pemilihan Kepala Daerah Langsung (Pilkada) serentak akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang.

Konsekuensinya tidak ada lagi Pilkada untuk pemilihan Gubernur dan Bupati/Walikota di Propinsi dan Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pemilihan pada 2017 lalu.

Namun berkaca pada Pemilu serantak 17 April 2019 ada peluang Pilkada serentak dilaksanakan pada tahun 2022 mendatang. Hal ini disampaikan Ketua KPUD Lembata, Elias Keluli Making di kantor KPUD Lembata, Senin, (7/10/19).

Menurut Elias, dalam evaluasi KPU secara nasional di Jakarta yang digelar pada tanggal 21-24 September 2019, penyelenggaraan pemilihan umum 2019 bulan Maret silam, masih ditemukan banyak kendala dan kesulitan yang dihadapi oleh penyelenggara di seluruh Indonesia.

Sehingga jika dipaksakan untuk tetap dilaksanakan serentak pada tahun 2024, maka sistemnya yang harus diubah

. Kata Elias, jika ada perubahan, maka bisa saja dilaksanakan secara normal pada tahun 2022 untuk Kepala Daerah di seluruh Indonesia yang masa kepemimpinannya berakhir, termasuk Lembata dan Flotim.

“Ini juga tergantung revisi UU nanti. Jika karena evaluasi pemilu kemarin menjadi salah satu alasan, maka bisa saja Pilkada Lembata diselenggarakan tahun 2022. Jika tidak ada perubahan, maka tetap serentak dilaksanakan pada 2024”, ujar Elias.

Elias juga menyebutkan saat ini KPU Kabupaten Lembata sedang menyusun rencana anggaran pencadangan Pilkada untuk diajukan kepada Pemerintah Kabupaten.

Rombongan Polres Kupang Serbu Mako Brigif 21/Komodo, Ada Apa?

TRIBUN WIKI :Trend Fashion Berkembang Jaket Jeans Tetap Eksis, Begini Peminatnya

Pihaknya juga sedang membangun komunikasi dengan DPRD Lembata dan berencana akan berdiskusi dengan Bupati Lembata, agar diagendakan Rapat bersama antara Pemerintah, DPRD dan KPU Kabupaten Lembata ihwal dana pencadangan Pilkada tersebut.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RIcko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved