Karantina Pertanian Ende Dukung Akselerasi Ekspor

Pihak Karantina Pertanian Ende berkomitmen mendukung akselerasi ekspor komoditas pertanian unggulan dari Kabupaten Ende

Karantina Pertanian Ende Dukung Akselerasi Ekspor
ISTIMEWA
Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil, Ph.D (kanan) didampingi Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Ende, Yulius Umbu Hunggar (kedua kiri) berbincang dengan Bupati Ende Djafar H. Achmad (kedua kanan) saat silahturahim dan konsultasi di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta,Jumat (26/9/2019). 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Pihak Karantina Pertanian Ende berkomitmen mendukung akselerasi ekspor komoditas pertanian unggulan dari Kabupaten Ende secara khusus dan Pulau Flores dan Lembata secara umum.

Kepala Karantina Pertanian Ende, drh. Yulius Umbu Hunggar mengatakan hal dalam pertemuan antara Bupati Ende, Drs Djafar Achmad dengan Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil Ph.D, Jumat (27/9/2019) di Jakarta.

Demikian informasi yang diterima Pos- Kupang.Com dari Staf Kantor Karantina Pertanian Ende, Usep Usman Nasrulloh, Minggu (29/9/2019) di Ende.

Rayakan Pesta Pelindung, Ini yang Dilakukan OMK Sang Penebus Wara Waingapu

Langkah nyata dukungan itu, jelaskanya, dengan memfasilitasi silaturahim sekaligus konsultasi kegiatan ekspor dan investasi di Kabupaten Ende dan sejumlah kabupatan lainnya di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Kunjungan Bupati Ende, Drs Djafar H. Achmad, bertemu dengan Kepala Badan Karantina Pertanian dalam rangka silaturahim dan koordinasi. Sekaligus konsultasi kegiatan ekspor dan investasi di Kabupaten Ende dan kabupaten lainnya di Pulau Flores.

Mahasiswa di Ende Demo ke DPRD Saat Hari Libur, Lihat Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Setelah konsultasi tersebut Yulius berharap, pemerintah daerah khususnya Pemkab Ende dapat mendongkrak ekspor komoditas pertanian unggulan.

Adapun komoditas pertanian unggulan dari Ende dan kabupaten lainnya seperti kacang mete, dan kopi yang sudah beberapa kali ekspor, tetapi melalui daerah lain seperti Jakarta dan Surabaya,ujarnya.

"Mudah-mudahan pemerintah daerah bisa mengenjot produktivitas tanaman perkebunan yang menjadi andalan di Pulau Flores. Karantina Pertanian Ende siap untuk membantu percepatan ekspor dengan memenuhi persyaratan dari negara tujuan," katanya.

"Namun yang terpenting adalah komoditas pertanian asal Kabupaten Ende sudah dinyatakan sehat dan terbebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) atau Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK)," kata Yulius. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved