Ini Alasan NasDem Manggarai Barat Tidak Buka Pendaftaran Balon Bupati Untuk Umum

Ini alasan NasDem Manggarai Barat tidak buka pendaftaran Balon Bupati untuk umum

Ini Alasan NasDem Manggarai Barat Tidak Buka Pendaftaran Balon Bupati Untuk Umum
POS-KUPANG.COM/Foto dokumen pribadi Edistasius
Edistasius Endi. 

Ini alasan NasDem Manggarai Barat tidak buka pendaftaran Balon Bupati untuk umum

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) Partai NasDem Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), tidak membuka untuk umum terkait pendaftaran Bakal Calon (Balon) bupati dan wakil bupati yang hendak bertarung dalam Pilkada di daerah itu tahun 2020 mendatang.

Ketua DPD Nasdem Mabar Edistasius Endi, menyampaikan bahwa secara keseluruhan di NTT ada 3 kabupaten yang tidak membuka pendaftaran untuk umum, terkait Pilkada.

Tiga Anggota PMKRI Kupang Demonstrasi di Polda NTT

"Ketiga kabupaten itu yakni Manggarai Barat, Ngada dan Belu " kata Edistasius kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (29/9/2019) sore.

Hal itu kata dia sejalan dengan keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem, sekaligus sebagai bentuk keseriusan partai dalam menyiapkan serta mendorong kadernya sendiri.

Dijelaskannya bahwa untuk semua daerah, baik kabupaten, kota maupun provinsi di Indonesia yang menyelenggarakan Pilkada, sudah ada keputusan dari DPP Nasdem terkait nama-nama kader yang diusung untuk maju dalam Pilkada.

Ditangkap Polisi Terkait Narkoba, Putri Sri Bintang Pamungkas Diancam 4 Tahun Penjara

"Keputusan terkait nama-nama itu sudah lama dari DPP. Diteruskan ke DPW (Dewan Pimpinan Wilayah, Red). Selanjutnya meminta tanggapan dari para pengurus DPW dan DPD yang menyelenggaran Pilkada terkait nama itu," kata Edistasius.

Untuk Kabupaten Mabar, kata dia, dirinya sendiri yang diusung oleh Nasdem sebagai kader yang maju bersaing dengan calon lain dalam Pilkada mendatang.

Untuk diketahui, di Kabupaten Mabar Nasdem merupakan satu-satunya Partai Politik (Parpol) yang meraih suara terbanyak di DPRD yaitu 5 kursi.

Sesuai dengan ketentuannya, setiap pasangan calon bupati dan wakil bupati yang maju Pilkada di kabupaten itu harus didukung oleh Parpol atau koalisi Parpol dengan jumlah kursi minimal 6 kursi DPRD, selain calon perorangan.

Dengan demikian Nasdem hanya membutuhkan satu kursi lagi dari Parpol lain untuk mengusung kadernya sendiri bersaing di Pilkada Mabar.

Ketua Nasdem Mabar yang juga sebagai Ketua DPRD di kabupaten itu sudah mendaftarkan diri ke PPP untuk mendapatkan tambahan dukungan sebagai Balon bupati.

"Parpol lain yang sudah mulai kami bangun komunikasi yaitu PBB, PKPI dan PKS," kata Edistasius. (Laporan reporter pos-kupang.com, servatinus mammilianus)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved