Perkuat SDM KUA, Kemenag NTT Gelar Bimtek Berbasis IT

Saya sangat menyadari kesuksesan pelayanan haji dan Bimas Islam sangat tergantung kerja keras dan kerja cerdas dan kerja tuntas dari operator

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Suasana kegiatan Bimbingan Tennis Peningkatan Layanan KUA Berbasis IT, Jumat (27/9/2019) di Hotel Amaris Kupang. 

Perkuat SDM KUA, Kemenag NTT Gelar Bimtek Berbasis IT

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kantor Wilayah Kementerian Agama NTT terus berupaya meningkatkan ketrampilan bagi aparatur yang bekerja di Kantor Utusan Agama (KUA) Kecamatan se NTT dengan tujuan agar pelayanan KUA semakin hari semakin berkualitas.

Menyadari pentingnya keahlian dan ketrampilan operator pada Kantor Urusan Agama dalam melaksanakan tugas-tugasnya, Kanwil Kemenag NTT melalui Bidang Haji dan Bimas Islam menggelar Bimbingan Tennis Peningkatan Layanan KUA Berbasis IT, Jumat (27/9/2019) di Hotel Amaris Kupang.

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut, menghadirkan 70 peserta dari Kabupaten Kota se NTT dan dibuka oleh Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam, Drs. H. Husein Anwar mewakili Kakanwil Kemenag NTT.

Kabid Husein Anwar mengatakan kunci kesuksesan Bimas Islam di daerah ada di operator.
" Saya sangat menyadari kesuksesan pelayanan haji dan Bimas Islam sangat tergantung kerja keras dan kerja cerdas dan kerja tuntas dari operator ", kata Husein Anwar.

Menurut Husein, kegiatan tersebut sangat penting karena tujuannya agar pelayanan di KUA menjadi lebih mudah dan berkualitas karenanya dirinya berharap agar Bimtek tersebut dimanfatkan secara sungguh sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di tempat tugas masing masing.

Dirinya juga berharap agar operator juga bersedia mentransfer ilmunya kepada pegawai atau operator lain sehingga memudahkan pekerjaan jika ada halangan akibar ketidakhadiran operator bersangkutan.

"Kalian yang sudah dapat ilmu ini harus juga membagikan ilmunya kepada operator yang lain", kata Husein Anwar.

Husein Anwar juga mengatakan operator harus mengetahui tugas tugas yang dilaksanakan di KUA. Menurutnya semua misi Dirjen Bimas Islam Kemenag RU dikerjakan di KUA. Selama ini, Layanan KUA dikerjakan dengan baik tidak sepertinya sebelumnya ditengarai adanya praktek pungli.

"Sekarang KUA, untuk urusan nikah di Kantor gratis tetapi di luar jam Kantor dikenakan biaya 600 ribu yang diperhitungkan sebagai PNPB, " jelas Husein Anwar.

Index kepuasan masyarakat terhadap Layanan KUA semakin baik dan mencapai nilaii 80,44.

Menurutnya, Bimas Islam terus memperbaharui kinerjanya hal ini dimaksudkan agar Layanan KUA pun semakin baik dari tahun ke tahun.

"Kalau dihitung, Bimas Islam mempunyai system aplikasi yang paling banyak di antara ditjen lainnya, karena itu operator juga dituntut untuk menyesuaikan kemampuan dan ketrampilannya mengetahui dan menguasai aplikasi aplikasi itu, "ungkap Husein.

Kesempatan tersebut, Husein juga mengajak operator untuk terus membumikan tiga mantra Menteri Agama yakni moderasi beragama, kebersamaan umat dan integration data.

Pemkot Kupang Harus Gesit Atasi Masalah Air

Blak-blakkan Mahfud MD Beberkan Fakta Terbaru Soal UU KPK Jokowi Akan Lakukan Ini Segera DPR Bungkam

" Moderasi beragama adalah cara kita beragama yang moderat, wasatiyah. Dengan cara beragama demikian kebersamaan umat akan tercipta, " pungkas Husein Anwar.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved