Wabup Army Konay: Pemda TTS Siap Genjot Tenun Ikat

Kata Wakil Bupati TTS, Jhony Army Konay: Pemda TTS siap genjot Tenun Ikat

Wabup Army Konay: Pemda TTS Siap Genjot Tenun Ikat
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Wabup TTS, Jhony Army Konay 

Kata Wakil Bupati TTS, Jhony Army Konay: Pemda TTS siap genjot Tenun Ikat

POS-KUPANG.COM | SOE - Wakil Bupati TTS, Jhony Army Konay menegaskan Pemda TTS siap menggenjot pengembangan tenun ikat di Kabupaten TTS.

Hal untuk menangkap peluang dari jalinan ikatan kerja sama antara Kementerian Desa PDTT dan Tokopedia.Com.

Deputy Bidang KBKR BKKBN RI Disambut Tarian Adat di Desa Gheogoma Ende

Dengan adanya kerja sama tersebut, maka kain tenun dari Kabupaten TTS bisa dipasarkan melalui Tokopedia.

"Jujur saja selama ini masalah yang dialami para penun kita setelah kain tenun sudah jadi adalah mau dijual dan dipromosikan kemana? Namun dengan adanya jalinan kerja ini, maka kita bisa jual kain tenun kita lewat Tokopedia," ungkap Wabup Army kepada pos-kupang.com, Rabu (25/9/2019) di ruang kerjanya.

Menurut Wabup Army, kain tenun dari Kabupaten TTS memiliki kelebihan tersendiri.

Ini Deretan 14 Kasus Kematian Gantung Diri di Sikka, Waigete Terbanyak

Dimana kain tenun dari Kabupaten TTS memiliki ragam motif dan warna yang kaya akan nilai budaya.

Kedepan, untuk menjaga kesedian stok kain tenun, Pemda TTS lewat Dinas Koperindag akan berkomunikasi dengan para kelompok penenun untuk meningkatkan produktivitas.

" Kita akan bicara dengan kelompok penenun yang ada untuk membagikan tugas. Ada kelompok penenun yang khusus menghasilkan selendang, ada kelompok yang khusus membuat selimut, ada kelompok yang khusus membuat tas, dan aneka produk tenun ikat lainnya. Prinsipnya, kita ingin menyeimbangkan antara permintaan dan produksi tenun ikat kita," ujarnya.

Langkah Pemda TTS dalam mengembangkan tenun ikat mendapat dukungan dari Ketua Sementara DPRD Kabupaten TTS, Marcu Mbau.

Menurut Marcu saat ini permintaan akan kain tenun cukup tinggi. Oleh sebab itu, tenun ikat bisa dijadikan salah satu sektor pengembangan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Saya lihat saat ini peminat terhadap kain tenun sudah cukup banyak. Oleh sebab itu langkah Pemda TTS untuk mengembangkan tenun ikat sangat tepat," sebutnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved