Wisatawan Asing Larut Nikmati Festival Budaya Hewokloang, Sikka
Belasan orang wisatawan asal Eropa larut dalam sukacita menyaksikan Festival Budaya Hewokloang, Senin (16//9/2019) malam di Bao Wunut, 20
POS-KUPANG.COM, MAUMERE----Belasan orang wisatawan asal Eropa larut dalam sukacita menyaksikan Festival Budaya Hewokloang, Senin (16//9/2019) malam di Bao Wunut, 20 Km arah selatan Kota Maumere, Pulau Flores.
Para wisatawan asing asal Negara Belgia, Swiss, Jerman dan Prancis itu menyatu dengan warga setempat mengenakan sarung tenun Hewokloang.
Pada saat makan malam, mereka makan makanan tradisional olahan kaum perempuan dari tujuh desa dalam yang dipamerkan dalam festival ini. Jenis pangan olahan tradisional dicicipi yakni nasi merah, ubi bakar, lawar daun pepaya, ubi hitam dan minum moke.
Ketua panitia festival budaya, Gaudensius Gedo, mengatakan festival melibatkan tujuh desa di Kecamatan Hewokloang melestarikan budaya dan tradisi Hewokloang ditengah perkembangan teknologi informasi yang maju pesat.
• Curhatan Bek Persib, Fabiano Beltrame Soal Proses Naturalisasi yang Tak Kunjung Rampung
Festival budaya ini, kata Gaudensius, menyatukan empat pagelaran yakni pentas tarian, musik, pameran kerajinan dan pangan lokal berlangsung Senin sampai Selasa (16-17/9/2019) malam.
“Festival ini sekaligus ucapan rasa syukur warga negara merayakan HUT Kemerdekaan RI 2019, meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan,” ujar Gaudensius.
Camat Hewokloang, Wilhelmus Levi, S.Sos, mengatakan festival budaya 2019 berbeda dari tiga penyelenggaraan sebelumnya karena menyatukan pameran budaya dan kerajinan.
Kaum perempuan asal tujuh desa memamerkan karya kerajinan ikat tenun dan cinderamata. Selain makanan olahan bahan lokal.
“Silahan cicipi pangan lokal Hewokloang dan beli cinderamata yang bisa tingkatkan ekonomi warga,” ajak Wilhelmus Levi.
Ratusan warga dari tujuh desa, Kapolsek Kewapante, Iptu Margono, Danramil Kewapante, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Germanus Goleng, turut menyaksikan atraksi budaya.
Sanggar Bliran Sina dari Desa Kajo Wair menampilkan Tarian Patar Alu, Tarian Tua Reta Lou, dan Tarian Gere Alu. Tarian Ikun Beta dari Desa Hewokloang, Tarian Ro’a Mu’u dari Desa Munerana, dan Tarian Sako Seng dari Desa Baiomekot. (laporan wartawan pos-kupang.com, eginius mo’a)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/festivalbudayahewokloang-diba.jpg)