10 Tentara Evakuasi Dua Warga di Perbatasan Indonesia-Timor Leste. Ada Apa Yah. Simak Beritanya

10 anggota TNI yang bertugas sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ Pos Motaain bergerak cepat menuju tempat kejadian kecelakaan lalulintas

10 Tentara Evakuasi Dua Warga di Perbatasan Indonesia-Timor Leste. Ada Apa Yah. Simak Beritanya
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
BERI PENEGUHAN---Danpos Motaain Lettu (Inf) Sahita saat mendampingi korban kecelakaan lalulintas yang dirawat di Puskesmas Silawan, Sabtu (14/9/2019).

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA----Sebanyak 10 anggota TNI yang bertugas sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ Pos Motaain bergerak cepat menuju tempat kejadian kecelakaan lalulintas.

Mereka menolong dua warga yang saat itu mengalami kecelakaan lalulintas di ruas jalan di Dusun Lebanahi Desa Salore, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT.

Kecelakaan tunggal yang terjadi itu mengakibatkan pengendara sepeda motor Fransisko Rey Santos (45) luka-luka di sekujur tubuhnya. Selain Frasisko, seorang penumpang bernama Bonisovia Maya (45) mengalami benturan di kepala, lebam pada bagian mata serta luka sobek pada bagian kaki. Kecelakaan tunggal ini terjadi Sabtu (14/9/2029) pukul 17.30 Wita.

Danpos Motaain Lettu (Inf) Sahita kepada wartawan Minggu (15/9/2019) mengatakan, anggota Pos Motaain mendapat laporan dari masyarakat tentang kecelakaan lalulintas di wilayah binaannya. Dari informasi itu, ia bersama sembilan anggota Pos Motaain langsung menuju TKP untuk membantu korban.

Saat di Puskesmas, Danpos Motaain bersama anggota masih mendamping korban yang tengah dirawat petugas medis.

TRAGIS, Bocah Mungil ini Tewas Diserang Burung Elang hingga Tewas, Sejumlah Anak Luka-luka

BREAKING NEWS: Rumah Warga Oesao Dilalap Jago Merah Diduga Karena Hal ini

 

Danpos Motaain Lettu (Inf) Sahita memberikan peneguhan kepada korban sembari memberikan pesan agar selalu berhati-hati saat mengendarai kendaraan. Kemudian, setiap mengemudi kendaraan roda dua harus menggunakan helm sehingga bisa melindungi kepala jika terjadi kecelakaan.

Untuk diketahui, kecelakaan tunggal yang terjadi ruas jalan di Dusun Lebanahi Desa Salore, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu mengakibatkan pengendara kendaraan Fransisko Rey Santos luka sekujur tubuhnya. Sedangkan seorang penumpang bernama Bonisovia Maya mengalami benturan di kepala, lebam pada bagian mata serta luka sobek pada bagian kaki.

Kecelakaan tersebut terjadi akibat sepeda motor yang dikendarai Fransisko Rey Santos menabrak tiang pembatas jalan. Saat itu, keduanya baru saja pulang dari tempat kerja menuju rumah. Kejadian itu persis di jalan tikungan. Diduga pengendara kehilangan kendali sehingga menabrak tiang pembatas jalan.

Fransisko Rey Santos dan Bonisovia Maya adalah berprofesi petani. Fransisko adalah warga Desa Wehas Kecamatan Tasifeto Timur dan  Bonisovia Maya warga Desa Silawan,  Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Setelah mendapat perawat medis, Fransisco Rey Santos mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif Raider Yonif 142/KJ yang telah menolong dirinya saat kecelakaan.

Katanya, anggota Satgas Pamtas sangat cepat memberikan pertolongan bagi mereka. Pasalnya beberapa saat setelah kejadian, mobil TNI sudah berada di lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan.

Keluarga korban berharap dan berpesan kepada anggota Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ agar lebih dekat terhadap masyarakat dan bisa bersama sama dalam membangun Negeri.

Danpos Motaain, Lettu (Inf) Sahita mengatakan, kehadiran Satgas Pamtas selain menjaga wilayah perbatasan juga membantu meringankan beban masyarakat di wilayah perbatasan. Hal ini sejalan dengan peran TNI yakni membantu dan mengatasi masalah yang dialami masyarakat sekitar. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved