News

Miris, Sudah Berjalan Dua Tahun di Ende Namun Bursa Inovasi Desa Tanpa Perubahan, Mengapa?

Kegiatan Bursa Inovasi Desa bukan hal baru di Kabupaten Ende, karena sudah dilaksanakan Tahun 2017 dan 2018.

Miris, Sudah Berjalan Dua Tahun di Ende Namun Bursa Inovasi Desa Tanpa Perubahan, Mengapa?
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Bupati Ende, Drs. H. Djafar Achmad,M.M

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Romualdus Pius

POS KUPANG, COM ENDE -Kegiatan Bursa Inovasi Desa bukan hal baru di Kabupaten Ende, karena sudah dilaksanakan Tahun 2017 dan 2018.

Namun dalam DUA tahun pelaksanaan kegiatan bursa inovasi desa, belum nampak perubahan signifikan terhadap peningkatan kapasitas desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa.

Bupati Ende, Drs. Djafar Achmad mengatakan hal itu saat membuka kegiatan Bursa Inovasi Desa Tingkat Kabupaten Ende di Kecamatan Nangapanda, Kamis (12/9/2019).

"Hal ini harus jadi perhatian serius kita sekalian sebagai fasilitator dalam proses pemberdayaan warga di desa,"ujar Djafar.

Ia mengajakan semua pihak harus berkomitmen untuk melakukan inovasi dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di desa sehingga dapat menghasilkan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan berkualitas dan berdaya saing.

Katanya, kucuran dana dari pemerintah melalui APBN sebagai wujud tanggung jawab pemerintah dalam upaya mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa.

Dengan kucuran Dana Desa dalam jumlah yang relatif besar, Pemerintah Desa sebagai pengelola harus mampu memanfaatkan semaksimal mungkin guna mengatasi segala permasalahan serta kebutuhan warga desa di bidang pembangunan dan pemberdayaan.

Bursa inovasi desa merupakan salah satu tahapan pokok dari program inovasi desa dimaksudkan untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan pilihan solusi bagi penyelesaian masalah serta inisiatif atau alternatif kegiatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan inovatif.

Pelaksanaan kegiatan Bursa Inovasi Desa di Kabupaten Ende pada tahun 2019, dibagi 5 Rayon, yakni: Rayon I di Kecamatan Nangapanda dan Ende; Rayon II di Kecamatan Pulau Ende, Ende Utara, Ende Timur dan Ndona; Rayon III di Kecamatan Detusoko, Detukeli, Lepembusu Kelisoke dan Kelimutu; Rayon IV di Kecamatan Kotabaru, Maurole, Wewaria dan Maukaro; Rayon V di Kecamatan Lio Timur, Ndori, Wolowaru, Wolojita dan Ndona Timur.

Pelaksanaan kegiatan Bursa Inovasi Desa diharapkan dapat menghasilkan sejumlah hal seperti pemangku kepentingan mengetahui kebijakan Program Inovasi Desa serta Kegiatan Inovasi yang dijalankan juga terbangunnya dukungan dan kerjasama dari pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Program Inovasi Desa dan Penyelenggaraan Bursa Inovasi Desa.

Kemudian, tersedianya dokumen pembelajaran tentang kegiatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat yang inovasi dalam menyelesaikan masalah dan mendukung peningkatan kualitas pembangunan desa dan terjaringnya inisiatif atau kegiatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat yang belum terdokumentasi. *

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Benny Dasman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved