Mawar Salem Kembali ke Kupang, Simak Apa Saja Programnya Untuk Pariwisata Indonesia dan NTT

utri Pariwisata Indonesia 2019 Mawar Salem itu kembali menginjakan kaki di Kupang.Gadis 18 tahun asal Kefamenanu, NTT itu tiba di Kupang, Kamis

Mawar Salem Kembali ke Kupang, Simak Apa Saja Programnya Untuk Pariwisata Indonesia dan NTT
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI.
Mawarni Salem Putri Pariwisata Indonesia 2019 saat jumpa pers di Hotel Papa Jones Kota Kupang, Jumat (13/9/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Putri Pariwisata Indonesia 2019 Mawar Salem itu kembali menginjakan kaki di Kupang.

Gadis 18 tahun asal Kefamenanu, NTT itu tiba di Kupang, Kamis (12/9/2019) bersama Sarlin Jones Miss Grand Indonesia yang juga berasal dari NTT.

Jumat (13/9/2019) Mawarni Salem bersama Sarlin Jones didampingi Ketua TP PKK Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat menggelar jumpa pers di Hotel Papa Jones Kota Kupang.

Mawarni Salem dalam jumpa pers mengatakan aksi bersih-bersih destinasi wisata alam merupakan salah programnya sebagai Putri Pariwisata.

"Saya ingin mengajak masyarakat dan terutama generasi muda mari kita rawat dan pelihara destinasi wisata di sekitar kita. Siapa lagi yang mau menjaga dan merawat kalau bukan kita," ungkapnya.

Menurutnya upaya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengembangkan pariwisata di NTT harus didukung oleh semua elemen masyarakat. Jika, destinasi wisata terawat dan bersih tentu wisatawan akan tertarik dan betah.

Untuk memperkenalkan pariwisata Indonesia kepada dunia, kata Mawar, dirinya akan memaksimalkan media sosial.

Ia mengatakan, 50% wisatawan di Indonesia merupakan kaum mileneal yang sudah akrab dengan perkembangan teknologi dan informasi.

"Jadi saya akan pakai media sosial untuk kenalkan Indonesia lewat media sosial. Ini sarana yang cepat dan mudah diakses, mengingat kaum masyarakat saat ini dan khususnya kaum milenial sudah akrab dengan media sosial," ujarnya.

Mawar juga mengajak semua kaum muda di Indonesia dan NTT untuk menyebarluaskan kekayaan alam, budaya dan kesenian di NTT lewat media sosial. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved