Garap Developer, Kopdit Obor Mas Jawabi Perumahan Anggota

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Obor Mas Maumere di Pulau Flores, menggarap usaha developer membangun perumahan anggota

Garap Developer, Kopdit Obor Mas Jawabi Perumahan Anggota
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Lahan pengembangan perumahan milik KSP Kopdit Obor Mas Maumere di Desa Tana Duen, 4 Km arah timur Kota Maumere,Pulau Flores, Kamis (12/9/2019) siang. 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Obor Mas Maumere di Pulau Flores, menggarap usaha developer membangun perumahan anggota di atas lahan seluas 6 Ha di Desa Tana Duen, Kecamatan Kangae, 4 Km arah Timur Kota Maumere.

Usaha developer, salah satu bentuk spin off yang dikembangkan Obor Mas. Tim spin off melibatkan pihak internal Kopdit Obor Mas dan eksternal akan mengurus berbagai persyaratan pendirian PT Obor Mas, telah dua kali melakukan rapat.

Sektor usaha lain yang juga akan digeluti Obor Mas yakni stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), distributor perdagangan, pengolahan minyak kelapa, air minum, hotel dan media online.

AMARA Minta DPRD Lembata Tolak Proyek Awololong

"Pembangunan perumahan anggota menjadi prioritas dikerjakan menjawab aspirasi anggota dalam RAT 2005. kata Ketua Tim Spin Off Kopdit Obor Mas, Zakarias Heriando Siku,S.T, didampingi Wakil Ketua, Adrianus F.Pareira, S.E,M.Si, Sekretaris Tim, Nong Buyung Decresano, dalam rapat lanjutan bersama 17 anggota tim spin off Rabu (11/9/2019) malam di Aula Obor Mas Jalan Kesehatan Maumere.

Pengembangan perumahan,kata Hery Siku, menjadi prioritas karena pasar sudah ada. Pihak pengembangan pertama PT Tanarama Tritunggal Jakarta bekerjasama dengan Obor Mas melakukan wanprestasi dalam pembangunan perumahan.

Mengenang Jasa Presiden ke-3 BJ Habibiet, Bendera Merah Putih di Mabar Naik Setengah Tiang

Heri Siku mengatakan segala proses perizinan pendirian PT Obor Mas dikebut, sehingga perusahaan segera melakukan aktivitas. Diharapkan sebelum akhir tahun 2019, badan usaha ini sudah terbentuk.

General Manajer KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, mengatakan pendirian perumahan anggota merupakan keputusan RAT tahun 2005.

Manajemen bekerjasama dengan PT Tanarama Tritunggal Jakarta membangun perumahan ini, namun pengembangan tidak mampu mengerjakan sesuai perjanjian.

"Polanya developer. Mereka menyediakan perumahan, ternyata dia wanprestasi. Sertifikat tanah sudah kami ambil pulang," kata Yanto. (laporan reporter pos-kupang.com, eginius mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved