BISA DITIRU Cara Mendidik Anak Agar Jenius dan Soleh Seperti Habibie, Ini yang Dilakukan Sang Ayah!

BISA DITIRU Cara Mendidik Anak Agar Jenius dan Soleh Seperti Habibie, Ini yang Dilakukan Sang Ayah!

Editor: Bebet I Hidayat
Kolase/Dok Pribadi/Kompas
BISA DITIRU Cara Mendidik Anak Agar Jenius dan Soleh Seperti Habibie, Ini yang Dilakukan Sang Ayah! 

Dikutip dari laman Sahabat Keluarga Kemendikbud, kejeniusan BJ Habibie telah terbentuk sejak kecil.

Selain karena keenceran otaknya, juga karena hasil didikan dan gemblengan ayahnya, Alwi Abdul Djalil Habibie.

Dalam buku biografi BJ Habibie berjudul “Rudy: Kisah Masa Muda Sang Visioner” yang ditulis Gina S Noer dan diterbitkan tahun 2015, Rudy, nama kecil BJ Habibie digambarkan sebagai anak yang selalu cerewet, dan ingin tahu segala sesuatu.

Ini Foto BJ Habibie dari Masa Anak-anak,Remaja Hingga Dewasa Menikah Juga Kata-kata Motivasi Beliau
Ini Foto BJ Habibie dari Masa Anak-anak,Remaja Hingga Dewasa Menikah Juga Kata-kata Motivasi Beliau (BJ Habibie dan Ainun Habibie dan masa kanak-kanak. (HANDOVER/DOK PRIBADI/REPRO))

Sejak berusia 2-3 tahun, Rudy adalah anak yang selalu ingin tahu dan menanyakan segala sesuatu yang ditemui dan dilihat pada ayahnya.

Apapun dilihat, ingin ia diketahui penyebabnya dan kenapa begini kenapa begitu.

Menjawab Serius dan Sederhana

Ayahnya, Alwi Abdul Djalil Habibie, adalah yang pertama ditanya Rudy, nama kecil BJ Habibie.

Ayahnya pun selalu menjawab dengan serius tapi dengan cara yang sesederhana mungkin sehingga Rudy kecil juga mengerti dan paham.

Suatu contoh, suatu waktu saaat berusia 3 tahun, Rudy Habibie menanyakan, apa yang dilakukan ayahnya dengan menggabungkan kedua pohon yang berbeda atau tak sejenis.

Ayahnya memang menjabat landbouwconsulent atau setara dengan Kepala Dinas Pertanian di Parepare, Sulawesi Selatan.

Ayahnya tidak kesel dengan pertanyaan Rudy Habibie tersebut, tapi menjawabnya dengan serius.

Ia tak menjawab dengan jawaban yang sederhana, tetapi menjawabnya dengan serius tapi dengan cara yang sesederhana mungkin sehingga anak kecilpun tahu.

“Papi sedang melakukan eksperimen, jadi kita bisa menemukan jawaban dari percobaan. Nah, ini namanya setek. Batang yang di bawah itu adalah mangga yang ada di tanah kita, tapi rasanya tidak seenak mangga dari Jawa. Jadi, batang Mangga dari Jawa, Papi gabungkan dengan batang yang di bawah ini”, kata ayah Habibie.

Rudy kembali bertanya, “Mengapa Papi gabungkan?”

Jawaban ayahnya, “Agar kamu dan teman-teman bisa makan Mangga yang enak”.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved