Kamis, 11 Juni 2026

Puluhan Pohon Lontar dan Rumah Milik Kakek Lasarus Warga Sumba Timur Terbakar

Kelima rumah milik warga yang hangus terbakar api itu yakni milik Lasarus Lapu Rohi, Oktavianus Gia, Leonard Lodo, Bendelina Tudu

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/ROBERT ROPO
Pohon-pohon lontar bekas terbakar api milik Lasarus Lapu Rohi. 

Puluhan Pohon Lontar dan Rumah  Milik Kakek Lasarus Warga Sumba Timur Terbakar

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Lima unit rumah milik warga di RT 19/RW 06 Dusun Menggit Timbi, Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur hangus terbakar api, Selasa (10/9/2019) siang sekitar pukul 12.00 Wita.

Kelima rumah milik warga yang hangus terbakar api itu yakni milik Lasarus Lapu Rohi, Oktavianus Gia, Leonard Lodo, Bendelina Tudu dan rumah milik Dara Para.

Kebakaran rumah itu, api bersumber dari padang kemudian merambat ke rumah warga, warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api semakin membesar dan menjalar akibat tiupan angin kencang hingga menghanguskan lima unit rumah milik warga tersebut.

Dari kelima korban tersebut, Kakek Lasarus Lapu Rohi menderita kerugian lebih banyak. Sebab, selain rumah tinggal beserta isinya hangus terbakar, puluhan pohon lontar yang merupakan sumber kehidupan ia bersama keluarganya itu juga ikut terbakar.

Kakek Lasarus Lapu Rohi ketika rumah dan pohon lontarnya terbakar, ia hanya duduk termenenung di bahu jalan. Ia sekali-sekali menundukan kepala. Raut wajahnya memerah baju dan badannya dipenuhi bekas abu dan arang hitam.

Kakek Laserus ketika ditemui POS-KUPANG.COM, di Kampung Menggit Timbi, Rabu (11/9/2019) mengaku, kerugianya yang ia alami sangatlah besar.  Bukan hanya rumah dan isinya yang hangus terbakar, namun puluhan pohon lontar miliknya itu juga terbakar.

"Saya punya puluhan pohon lontar ini yang menghidupkan saya dan keluarga saya selama ini. Dari pohon lontar ini saya usaha tuak, due, dan lain sebagainya untuk jual dan bisa hidup dengan keluarga hingga saat sekarang,"ungkap Laserus.

Namun, puluhan pohon lontar milik Lasarus ini tanpak sudah terbakar hingga sampai di pucuk tinggalkan sejumlah daun yang sedang layu.

"Ya harapanya bisa hidup kembali, kalau tidak saya mau makan apa lagi tidak ada Sumber lagi,"ungkap Lasarus.

Ketua RT 19/RW 06, Dusun Menggit Timbi, Desa Palakahembi, Agustinus Mangi juga membenarkan itu.

Kata Agustinus, Lasarus menjadi korban yang memiliki kerugian terbesar, karena selain rumahnya terbakar, juga puluhan pohon lontar yang menjadi Sumber hidup Lasarus bersama keluarganya terbakar.

Viral Dokter Ahli Penyakit Dalam Made Arimbawa Tewas Serangan Jantung Usai Dansa HUT Rumah Sakit

Brimob Kabupaten Ende Gelar Turnamen Voli

Jelang Persib Bandung vs PS Tira Persikabo, Ini Rekor Tak Mentereng Pasukan Maung Bandung

"Ya mudah-mudahan bisa hidup kembali. Selain pohon lontar juga banyak kelapa yang terbakar, termasuk saya punya juga,"ungkap Agustinus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved