Liga 1 2019
Info Terbaru - Ini Pemain yang Diburu Persib Maung Bandung Usai Gagal Dapatkan Ezra Walian
-Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, memberikan isyarat bahwa pemburuan pemain untuk putaran kedua telah berakhir.
Eks pemain Persib Bandung lainnya Dias Angga pun berkomentar dan mengucapkan sukses selalu untuk Ferdinand Sinaga.
Pemain yang saat ini bermain di Bali United tersebut mengatakan "Idola ti kapungkur @ferdinand17sinaga ..sukses aa."
Benarkah Ferdinand Sinaga akan pergi?
Ferdinand Sinaga sendiri langsung membantahnya dalam setelah istrinya berkomentar.
Katanya ini bukan kode dan ia masih terikat kontrak dengan PSM Makassar.
Yang pasti, bobotoh langsung menyerbu postingan Ferdinand Sinaga.
Mereka menyambut baik jika pemain yang dibesarkan di Bandung ini kembali memperkuat Persib Bandung.
Saat Persib Bandung juara Liga tahun 2014, Ferdinand Sinaga menjadi pemain yang turut berjasa mengantarkan Maung Bandung menjadi juara.
Selain Ferdinand Sinaga, sebenarnya ada satu pemain lain yang dikabarkan merapat ke Persib Bandung.
Sama seperti Ferdinand Sinaga, pemain ini juga berposisi sebagai penyerang dan tengah memperkuat Timnas Indonesia.
Pemain ini merupakan pemain naturalisasi.
Ia pernah akan memperkuat Persib Bandung sekitar sembilan tahun lalu.
Sayang, pemain ini yang ketika itu masih muda dinilai belum cocok membela Persib Bandung.
Akankah kali ini ia berjodoh dengan Persib Bandung?
* Persib Bandung, Bali United, Persebaya Kalah Pemain Naturalisasi dan Aroma Belanda PSM Makassar
Setelah sebelumnya PSM Makassar mendapatkan predikat sebagai tim yang berisikan pemain naturalisasi terbanyak, dibandingkan Persib Bandung dan Bali United, kini julukan lain juga muncul.
Ya PSM Makassar bisa disebut sebagai tim yang paling kental dengan 'Aroma Belanda' di Liga 1 2019 dibandingkan klub lain semisal Persib Bandung dan Bali United
Saat PSM Makassar mempunyai empat pemain yang berdarah Belanda, lebih besar jumlahnya dibandingkan dengan Persib Bandung dan Bali United
Mereka adalah Wiljan Pluim, Mark Klok, Raphael Maitimo, dan pemain baru Ezra Walian.
Namun untuk Raphael Maitimo dan Ezra Walian sudah menjadi warga negara Indonesia (WNI).
PSM Makassar juga mengalahkan dua tim yang juga dihuni darah-darah Belanda, seperti Bali United dan Persib Bandung.
Bali United saat mempunyai tiga pemain berdarah Belanda, yaitu Melvin Platje, Stefano Lilipaly, dan Irfan Bachdim.
Namun, hanya Melvin Platje yang saat ini masih berkewarganegaraan Belanda, sedangkan Irfan dan Stefano sudah menjadi WNI.
Sementara itu Persib Bandung juga tidak terlepas dengan aroma Belanda.
Persib Bandung mempunyai dua pemain dari Belanda, Nick Kuipers dan Kevin Van Kipperslui.
Ditambah dengan sang pelatih yang juga dari Belanda, Robert Alberts.
Sedangkan untuk urusan pemain naturalisasi, Bali United dan Persib Bandung juga kalah dengan PSM Makassar.
PSM Makassar mempunyai tiga pemain yang sudah dinaturalisasi menjadi WNI, mereka adalah Guy Junior, Raphael Maitimo, dan Ezra Walian.
Jumlah tersebut masih berpeluang bertambah, dengan Mark Klok yang tidak lama lagi akan berganti kewarganegaraan Indonesia.
Bali United dan Persib Bandung hanya mempunyai dua pemain naturalisasi.
Di Persib Bandung ada Kim Kurniawan dan Esteban Vizcarra, sedangkan di Bali United ada Ilja Spasojevic dan Stefano Lilipaly.
Persib Bandung kemungkinan akan bertambah, setelah nantinya Fabiano Beltrame sudah merampungkan proses naturalisasinya.
Berikut Daftar Lengkap Pemain Naturalisasi di Liga 1 2019:
PSM Makassar:
Raphael Maitimo (Belanda)
Ezra Walian (Belanda)
Guy Junior (Kamerun)
Bali United:
Ilija Spasojevic (Montonegro)
Stefano Lilipaly (Belanda)
Tira Persikabo:
Zoubairou Garba (Kamerun)
Osas Saha (Nigeria)
Madura United:
Greg Nwokolo (Nigeria)
Alberto Goncalves (Brasil)
Persib Bandung:
Kim Kurniawan (Jerman)
Esteban Vizcarra (Argentina)
Persebaya Surabaya:
Otavio Dutra (Brasil)
Bhayangkara FC:
Herman Dzumafo (Kamerun)
Borneo FC:
Diego Michels (Belanda)
Kalteng Putra:
OK John (Nigeria)
PSS Sleman:
Tidak Ada
Persipura Jayapura:
Tidak Ada
PSIS Semarang:
Tidak Ada
Arema FC:
Tidak Ada
Perseru Badak Lampung:
Tidak Ada
Persela Lamongan:
Tidak Ada
Barito Putera:
Tidak Ada
Persija Jakarta:
Tidak Ada
Semen Padang:
Tidak Ada
Sorot Sektor Pertahanan
Mantan pelatih Persib Bandung, Indra Thohir memberikan komentar lini pertahanan Maung Bandung.
Selama putaran pertama kompetisi Liga 1, Persib Bandung memang telah kemasukan sebanyak 25 gol dalam 17 pertandingan.
Dikutip TribunWow.com dari TribunJabar.com, Senin (9/9/2019) hasil tersebut membuat mantan pelatih Persib Bandung, Indra Thohir mengatakan bahwa perhatian lebih harusnya dilakukan secara menyeluruh pada lini belakang Maung Bandung.
Selain itu pria berusia 78 tahun tersebut mengungkapkan bahwa untuk mencetak gol tidak hanya bergantung pada lini depan Persib Bandung.
"Makanya pemain belakang harus jadi perhatian lebih besar," ucap Indra Thohir.
"Sekarang main bola itu pemain depan itu tidak selalu harus yang mencetak gol, yang membuat gol itu bisa dari tengah dan belakang," imbuhnya.
Pelatih terbaik Asia tahun 1995 tersebut juga menyatakan bahwa tidak hanya pemain yang harus berbenah.
"Jadi menurut saya harus menyamakan visi dari semua manajemen, suporter, pemain dan pelatih dalam membangun Persib," tambahnya.
Indra Thohir saat ditemui TribunJabar.co.id dirumahnya, Minggu (30/7/2017) (Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)
Sebelumnya, pelatih kiper Persib Bandung, Gatot Prasetyo juga mengatakan bahwa evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh pada lini belakang Maung Bandung.
Apalagi, banyaknya gol yang dicetak oleh lawan ke gawang Persib Bandung tidak bisa hanya dibebankan pada penjaga gawang.
Kurangnya kordinasi pada lini belakang juga menjadi alasan Persib Bandung sering kebobolan sehingga diskusi harus dilakukan oleh tim pelatih Persib Bandung untuk lebih baik lagi.
"Tentunya jadi bahan evaluasi dari jumlah gol, bagaimana prosesnya, cukup jadi warning untuk kami. Evaluasi tentunya secara menyeluruh dari awal atau sebelum terjadinya gol," ucap Gatot pada Jumat (6/7/2019), seperti dikutip TribunWow.com dari persib.co.id.
"Ada gol karena peran penjaga gawang sendiri. Tapi ada juga dari sisi koordinasi di belakang, komunikasi dan banyak hal yang harus dicermati," lanjutnya.
"Ada waktu untuk kami melakukan perbaikan termasuk pergantian pemain dan meningkatkan komunikasi supaya lebih baik lagi di lini belakang," imbuh Gatot.
Meskipun demikian, Gatot sudah puas dengan kinerja penjaga gawang yang dimiliki Persib Bandung.
Gatot juga menambahkan bahwa ketiga penjaga gawang yang dimiliki Persib Bandung, yakni I Made Wirawan, Dhika Bhayangkara, dan Aqil Savik hanya perlu meningkatkan kebugaran sebelum putaran kedua Liga 1 2019 kembali bergulir.
"Ini ada berapa hari cukup waktu untuk menyiapkan tiga kiper kami, supaya kalau kebugaran mereka bisa berimbang," ucap Gatot.
"Jadi saat kompetisi panjang kami tidak risau di posisi penjaga gawang," imbuhnya. (*)
(TribunWow/Elfan Fajar Nugroho)
Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Selain Kalah di Pemain Naturalisasi, Persib dan Bali United Kalah dari 'Aroma Belanda' PSM
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Ananda Putri Octaviani
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Butuh Striker, Persib Bandung Coba Gaet Irfan Bachdim dan Ferdinand Sinaga? Ini Kata Robert
Editor: Ravianto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ezra-walian.jpg)