Polisi Tetapkan Satu Tersangka Pembuangan Mayat Bayi Dalam Karung di Kelurahan Fatululi-Oebobo

Pihaknya tengah mendalami kasus tersebut untuk mengetahui pihak yang tega membuang bayi tersebut.

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Bobby Jacob Mooynafi SH   

"Menurut keterangan tersangka, bayi dilahirkan dalam keadaan hidup dan karena ada rasa malu dan takut dengan orangtua dan sanak saudara, maka bayi tersebut dicekik hingga meninggal dunia," paparnya.

Pihak kepolisian juga telah mengambil keterangan pacar tersangka berinisial NA (25).

Menurut keterangan tersangka kepada pihak kepolisian, pacar tersangka merupakan oknum yang telah menghamilinya.

"Masih kami dalami keterlibatan pacarnya, sekaligus untuk mengetahui apakah ada orang lain yang membantu proses persalinan ini atau proses persalinan itu benar seperti keterangan tersangka," ungkapnya.

Pacar tersangka yang baru dimintai sebagai saksi diketahui sudah berkeluarga dan berprofesi sebagai pegawai harian lepas pada salah satu instansi pemerintah.

Selain itu, pihak kepolisian juga akan memanggil orangtua tersangka yang diketahui sebelumnya tinggal bersama tersangka beberapa waktu lalu kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Flores Timur.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 80 ayat 13 sebagaimana perubahan atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak juncto pasal 341 KUHP.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Reskrim Polres Kupang Kota kembali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus pembuangan bayi di Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Minggu (8/9/2019).

Olah TKP dilakukan pukul 20.20 Wita di sebuah kosan yang terletak di samping penemuan mayat bayi.

Bayi malang yang ditemukan terbungkus dalam karung bekas berwarna kuning itu diketahui berjenis kelamin laki-laki.

Halaman
1234
Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved