Rabu, 13 Mei 2026

Kakak Beradik ini Tewas Dikeroyok saat Nonton Konser Dangdut, Kronologi

- AS (48) dan WS (46), dua kakak beradik tewas seusai dikeroyok saat menyaksikan konser dangdut di Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur, Bekasi, Ming

Tayang:
Editor: Ferry Ndoen
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
dibacok 

POS KUPANG.COM - AS (48) dan WS (46), dua kakak beradik tewas seusai dikeroyok saat menyaksikan konser dangdut di Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur, Bekasi, Minggu (8/9/2019) dini hari.

Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, Minggu (8/9/2019), AS dan WS tewas karena mengalami luka parah di kepala.

Adik ipar AS, Deston (33) menyebutkan, saat kejadian kakaknya berniat untuk mendatangi rumah saudara di daerah Bulak Kapal, Bekasi.

Namun, tiba-tiba AS mendapat kabar WS dikeroyok di sebuah konser dangdut.

Saat Tunggu Istri Cuci Baju di Sungai, Pengantin Baru ini Malah Tewas Dibacok, Kronologi

Tak terima adiknya dikeroyok, AS lantas mendatangi lokasi kejadian, berniat menyelamatkan WS dari amukan massa.

"Di sana ada acara dangdutan sepertinya perayaan 17-an. Kemudian dia dikeroyok," kata Deston.

Deston menyebutkan, kedua sudaranya itu sempat dilarikan ke RSUD Bekasi Kota, Keramat Jati untuk mendapatkan perawatan.

"Saudara saya paginya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Bekasi Kota," ucap Deston.

Namun, karena luka di kepala yang cukup parah keduanya dinyatakan meninggal dunia.

Kedua jenazah lantas dibawa petugas ke RS Polri Keramat Jati untuk diautopsi.

Deston menyebutkan, pihak keluarga tidak mengetahui alasan pengeroyokan terhadap kedua korban.

Ia menyatakan, keluarga korban telah melaporkan kejadian ini pada pihak kepolisian.

Lini Belakang Persib Bandung Harus Jadi Perhatian Besar, Simak Kata Mantan Pelatih Maung Bandung

"Saya juga enggak tahu apa sudah ada pelaku yang ditangkap atau bagaimana, tapi dari pihak keluarga sudah bikin laporan ke polisi," lanjutnya.

Sementara itu, dilansir TribunWow.com dari kanal YouTube KOMPASTV yang diunggah Senin (8/9/2019), pihak kepolisian belum mengetahui motif pengeroyokan itu.

Para pelaku pengeroyokan itu diduga dalam kondisi mabuk saat menganiaya korban.

Sumber: Surya Malang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved