Siswa dan Guru SMP Katolik Sint Gabriel Larantuka Sambut BKSN 2019 dalam Balutan Pakaian Adat

385 siswa dan 30 guru / pagawai SMP Katolik Sint Gabriel Larantuka menyambut BKSN 2019 dengan menggelar acara penjemputan kitab suci atau Alkitab

Siswa dan Guru SMP Katolik Sint Gabriel Larantuka Sambut BKSN 2019 dalam Balutan Pakaian Adat
Dokumen SMPK Sint Gabriel
Para siswa SMP Katolik Sint Gabriel Larantuka sedang mengarak kitab suci dalam rangka BKSN 2019, Senin (2/9/2019). 

Siswa dan Guru SMP Katolik Sint Gabriel Larantuka Sambut BKSN 2019 dalam Balutan Pakaian Adat

POS-KUPANG.COM - Sebanyak 385 siswa dan 30 guru / pagawai SMP Katolik Sint Gabriel Larantuka menyambut Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2019 dengan menggelar acara penjemputan kitab suci atau Alkitab.

Acara penjemputan berlangsung di lingkungan sekolah SMP Katolik Sint. Gabriel Sarotari Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, Senin (2/9/2019).

Kepala SMP Katolik Sint Gabriel, Sr. M. Verena, PRR dalam laporannya kepada Pos-Kupang.com, Kamis (5/9/2019), menyampaikan seluruh acara berlangsung semarak. Semua peserta mengenakan pakaian adat dengan atasan kebaya dan bawahan sarung untuk putri, dan atasan kemeja putih dan bawahan nowing untuk putra.

Menurut Sr. M. Verena, acara dimulai tepat pukul 07.30 Wita. Para siswa dibagi dalam enam armida yang tersebar di lingkungan sekolah. Dekorasinya bernuansa ekologi sesuai dengan tema BKSN 2019, yakni Mewartakan Kabar Baik di Tengah Krisis Lingkungan Hidup. Semua siswa memegang lilin bernyala.

"Di setiap armida disiapkan acara penjemputan. Ada yang penjemputannya dalam bentuk tarian, puisi, pengalungan Kitab Suci (KS), pemberian bucket bunga, pembagian amplop Sabda kepada para guru dan siswa, pengguntingan pita di gerbang armida, pembacaan puisi, dan pemecahan balon Sabda. Ada  juga dramatisasi KS yang diambil dari kisah Maria Menerima Kabar Gembira," kata Sr. M. Verena.

Acara dimulai dengan kata sambutan kepala sekolah sekaligus secara resmi membuka kegiatan perarakan kitab suci. Selanjutnya, ibadat pembukaan yang dipimpin oleh siswa. Bacaan KS diambil dari Kitab Ayub bab 7,8,9 yang dibawakan dengan metode bercerita. 

Dalam sambutannya, Sr. M. Verena menggarisbawahi pentingnya setiap orang Kristen mendalami dan mencintai kitab suci.

"Dasar dari setiap kehidupan umat Kristen adalah Sabda Tuhan. Oleh karena itu, setiap orang perlu mendalami dan mencintai kitab suci. Kitab suci harus sungguh-sungguh hidup melalui tindakan nyata," kata Sr. M. Verena.

Dia mengatakan, siswa/i SMP Katolik Sint Gabriel dipanggil menjadi pewarta-pewarta kecil di tengah dunia yang semakin krisis, di tengah lingkungan yang tak lagi bersahabat.

Halaman
12
Penulis: Agustinus Sape
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved