Ini Modus Dugaan Korupsi Rp 200 Juta Lebih APBDes Dobo di Sikka

diduga dikerjakan oleh oknum Kepala Desa Dobo, Paulus Beni dengan menggunakan nama pihak ketiga sebagai rekanan.

Ini Modus Dugaan Korupsi Rp 200 Juta Lebih APBDes Dobo di Sikka
POS-KUPANG.COM/ EGINIUS MO'A
Kajari Maumere, Azman Tanjung, S.H 

Ini Modus Dugaan Korupsi Rp 200 Juta Lebih APBDes Dobo di Sikka

POS-KUPANG.COM| MAUMERE---Sejumlah saksi termasuk Kepala  Desa  Dobo, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka di  Pulau  Flores,  yang diduga  mengetahui dugaan penyelewengan  APBDes  2017 senilai  Rp 200  juta     telah dimintai  keterangan  oleh penyidik Kejaksaan Negeri Maumere.

Keterangan diperoleh  pos-kupang.com, Kamis   (5/9/2019)  siang menyebutkan indikasi penyimpangan terbanyak  bersumber dari pengerjaan  jalan  usaha  tani  senilai  Rp 194  juta.

Pekerjaan ini diduga dikerjakan  oleh oknum Kepala Desa   Dobo,  Paulus  Beni   dengan menggunakan nama  pihak ketiga sebagai  rekanan.

Ia   menyewa  alat berat selama  tujuh  hari  milik pengusaha  di  Kota Maumere  senilai  Rp  31.500.000 atau  Rp 4,5  juta/hari  selain  mobiliasi alat  berat  Rp 10  juta.

Paulus  telah mengambil uang  Rp 177  juta dari  bendahara. Namun  ia hanya gunakan   mencicil sewa  alat berat  Rp 20 juta dan mobilasi alat berat  Rp 10 juta. Selebihnya  uang  tak  bisa  dipertanggungjawabkan.

Proyek  lainya didiuga  disalahgunakan  keuanganya   yakni   kekurangan fisik   pembangunan rabat jalan  Woloara  Rp 7  juta.   Kekurangan  volume  pekerjaan   turap di Lingkungan Nangablo  Rp 5  juta.

Perluasan  jaringan air minum bersih  di  Woloara-Nangablo Rp  50   juta,  tidak  selesai  pembangunan depot air minum Rp 7 juta,  kegiatan pemuda dan olahraga yang tidak  dilaksanakan  Rp  23  juta  dan tidak  dikerjakan pembangunan  MCK  bagi rumah  tangga  kurang mampu  Rp 37  juta.

Kepala  Kejaksaan Negeri,  Azman  Tanjung, kepada  wartawan  Rabu  (4/9/2019)  mengatakan  temuan kerugian  negara  oleh penyidik  Kejaksaan Negeri Maumere  berkisar   Rp 200   juta  lebih.

Renungan Harian Katolik Kamis 5 September 2019 Mencintai yang Berkualitas

Renungan Harian Kristen Protestan Kamis 5 September 2019 Operasi Tangkap Tangan

Angka  ini  melampaui nilai temuan dalam laporan  hasil  pemeriksaan  (LHP)  Inspektorat   Sikka Rp  138  juta.   Penyidik   telah minta   Inspektorat  menghitung  ulang kerugian  negara. (Laporan  Reporter POS-KUPANG.COM, Euginius  Mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved