3 Warga Ende, NTT Terancam Hukuman Mati, Mereka Lakukan Hal Ini Terhadap Buruh Bangunan

3 warga Ende, NTT terancam hukumanati, mereka lakukan hal ini terhadap buruh bangunan.

3 Warga Ende, NTT Terancam Hukuman Mati, Mereka Lakukan Hal Ini Terhadap Buruh Bangunan
Ist
lustrasi Eksekusi Mati 

POS-KUPANG.COM |ENDE - 3 warga Ende, NTT terancam hukumanati, mereka lakukan hal ini terhadap buruh bangunan.

Mereka masing-masing atas nama Safrudin Usman dan Rikardus Didikus Dan.

Ketiganya diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan dan pembunuhan terhadap Rikard Edison Wole, (36).

Rikard Edison Wole adalah pekerjaan buruh bangunan yang beralamat di Lorong Dolog Jalan. Ahmad Yani, Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende.

Ketiga twrsangka terancam dengan hukuman pasal 340 subsider pasal 338 KUHP atau pasal 351 ayat (3) KUHP ancaman Hukuman Mati atau seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

Kasat Reskrim Polres Ende, AKP Lorens dalam keterangan persnya kepada wartawan di Mapolres Ende, Rabu (4/9/2019) mengatakan hal itu.

Untuk kasus pengeroyokan para tersangka diancam pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHP ancaman hukuman penjara selama 7 tahun.

AKP Lorens mengatakan kwtiganya suda ditetapkan sebagai terkait dengan kasus pembunuhan itu.

Mereka masing-masing atas nama Safrudin Usman dan Rikardus Didikus Dani sebagai tersanga pengeroyokan dan Indra Usman selaku tersangka pembunuhan.

Sebelumnya diberitakan, Rikar Edison Wole, (36) pekerjaan buruh bangunan yang beralamat di Lorong Dolog Jalan. Ahmad Yani, Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, tewas setelah dikeroyok pada, Kamis (29/8/2019) pukul 02.00 Wita. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)


Penulis: Romualdus Pius
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved