BREAKING NEWS : Kebakaran di Kompleks BTN Kupang, Dua Rumah Hangus
menghanguskan dua unit rumah yang berada di Blok Z atau di wilayah RT.39/RW.13 perumahan tersebut.
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
BREAKING NEWS : Kebakaran di Kompleks BTN Kupang, Dua Rumah Hangus
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kebakaran rumah terjadi di Komplek Perumahan BTN di Kelurahan Kolhua Kecamatan Maulafa Kota Kupang.
Kebakaran yang mulai terlihat sekitar pukul 09.40 Wita ini menghanguskan dua unit rumah yang berada di Blok Z atau di wilayah RT.39/RW.13 perumahan tersebut.
Opa, saksi mata dalam kejadian tersebut mengatakan saat itu dirinya melihat api yang mulai membakar dari rumah nomor 28 milik Maksimus Hawa Rado yang berada di sisi barat.
"Rumah dalam keadaan kosong karena seluruh penghuni sudah berangkat kerja," katanya.
Ia mengatakan saat melihat api dari dalam rumah, ia kemudian bersama tiga warga mendobrak pintu dan mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Mereka menggunakan ember untuk memadamkan api yang mulai membesar, namun karena panas yang makin menjadi mereka memutuskan keluar dari dalam rumah.
"Api sepertinya dari dalam kamar tidur," katanya saat diwawancarai.
Api dari rumah milik Maksimus kemudian merambat ke rumah nomor 30 yang berada di sisi timur. Api itu membakar rumah yang tak berpenghuni itu.
Beruntung pada saat tersebut ada warga yang menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota. Dua unit mobil pemadam kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api sebelum api tersebut merambat ke rumah lain di kompleks tersebut.
Usai dipadamkan, Polisi langsung memasang garis polisi dan melakukan identifikasi dan olah TKP.
Berdasarkan keterangan beberapa warga di lokasi, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pemilik rumah belum bisa dikonfirmasi terkait kerugian yang dialami dari kasus tersebut.
• Untuk Lobi - Lobi Fraksi, Sidang Tatib di Mabar Skorsing Dua Jam
• Siswa SMPN I Bajawa Ajak Masyarakat Jangan Bakar Hutan
Informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM di lokasi kejadian, sumber api diduga berasal dari korsleting lampu kamar utama yang dibiarkan menyala. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )