Bahan Makanan Ini Dorong Terjadinya Deflasi di NTT dan Kota Kupang

Kelompok sandang dan kelompok kesehatan mengalami penurunan indeks harga sebesar 0,31 dan 0,08%.

Bahan Makanan Ini Dorong Terjadinya Deflasi di NTT dan Kota Kupang
POS KUPANG/YENI RACHAMAWATI
Kepala Bidang Distribusi, Dem Sabuna, didampingi Kepala Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik, BPS NTT, Tio Faryda Gultom, ketika menggelae Jumpa Pers Bulanan di Aula Rapat BPS NTT, Senin (2/9/2019). 

Bahan Makanan Ini Dorong Terjadinya Deflasi di NTT dan Kota Kupang

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Nusa Tenggara Timur pada Agustus 2019 mengalami deflasi sebesar 0,29% setelah sebelumnya Juli 2019 mengalami inflasi sebesar 0,21%. Dengan kata lain terjadi penurunan indeks harga konsumen dari 135,00 pada Juli 2019 menjadi 134,61 pada Agustus 2019.

Deflasi ini disebabkan oleh turunnya indeks harga pada lima dari tujuh kelompok pengeluaran.

Kepala Bidang Distribusi, Dem Sabuna, didampingi Kepala Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik, BPS NTT, Tio Faryda Gultom, ketika menggelae Jumpa Pers Bulanan di Aula Rapat BPS NTT, Senin (2/9/2019), menyampaikan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks harga terbesar adalah kelompok bahan makanan yang turun sebesar 1,23%.

Hal ini diikuti oleh kelompok transpor sebesar 0,06% dan kelompok makanan jadi sebesar 0,02%, sawi putih, bawang merah, tomat sayur, jagung dan lainnya.

Sedangkan kelompok perumahan dan pendidikan turun sebesar 0,01%. Kelompok sandang dan kesehatan mengalami kenaikan indeks harga sebesar 0,33% dan 0,12%.

Pada Agustus 2019 provinsi NTT mengalami deflasi sebesar 0,29% searah dengan yang terjadi pada tahun sebelumnya yaitu Agustus 2018 di mana provinsi NTT mengalami deflasi 0,45%.

Ia menjelaskan menurut kelompok pengeluaran pemberi andil terbesar dalam pembentukan deflasi di NTT Agustus 2019 adalah kelompok bahan makanan dengan adil negatif sebesar 0,29% sedangkan kelompok sandang dan kesehatan memberikan andil positif terhadap deflasi sebesar 0, 02 dan 0,01%.

Dijelaskan lebih lanjut perkembangan harga barang dan jasa di kota Kupang. Berdasarkan hasil penghitungan indeks harga konsumen pada Agustus 2019, kota Kupang mengalami deflasi sebesar 0, 33% atau terjadi penurunan IHK dari 136, 21 pada Juli menjadi 135,76 pada Agustus 2019.

Inflasi Agustus 2019 di dorong oleh penurunan indeks harga pada lima kelompok pengeluaran dimana penurunan indeks terbesar terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 1,35% diikuti oleh kelompok transpor makanan jadi, perumahan dan pendidikan masing-masing sebesar 0,06, 0,03, 0,02 dan 0,01%.

Halaman
12
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved