News
Wakil Bupati Kupang Sidak ke Puskesmas Oemasi, Pegawai Curhat Dugaan Pungutan Liar, Ini Modusnya
Dalam sidak ini terungkap dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan kepala puskesmas terhadap stafnya.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Benny Dasman
Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Fredi Hayong
POS KUPANG, COM, GOELAMASI - Wakil Bupati (Wabup) Kupang, Jerry Manafe, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Oemasi, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, Senin (26/8/2019).
Dalam sidak ini terungkap dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan kepala puskesmas terhadap stafnya.
Dugaan pungli ini terungkap saat dialog bersama antara Wabup, Jerry Manafe dengan staf di Puskesmas Oemasi, Senin (26/8/2019) petang.
Wabup Jerry Manafe saat mendatangi Puskesmas Oemasi langsung melihat satu per satu ruangan yang digunakan untuk melayani masyarakat. Wabup kaget bercampur marah ketika melihat beberapa ruangan begitu kotor.
Selain ruangan kotor, Wabup Jerry melihat alat kesehatan berserakan, juga peralatan masak. Wabup Jerry semakin marah ketika melihat tikus berkeliaran. Ketika membuka salah satu lemari tempat menyimpan alat kesehatan ternyata menjadi sarang tikus.
Kehadiran Wabup Jerry hanya diterima staf karena kepala puskesmas sedang berada di Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang di Oelamasi. Setelah ditelepon barulah Kepala Puskesmas Oemasi tiba di tempat.
Wabup Jerry Manafe langsung memimpin rapat kilat bersama kepala puskesmas dan seluruh pegawai.
Pada rapat ini, terungkap fakta ada dugaan Kepala Puskesmas Oemasi melakukan pungli terhadap pegawainya sendiri, baik yang bersatatus ASN, tenaga kontrak daerah, PTT provinsi maupun PTT Kementerian Kesehatan.
Dugaan pungli ini dibeberkan pegawai Puskesmas bahwa dilakukan secara sepihak tanpa persetujuan bersama dalam rapat.
Kepala Puskesmas diduga memotong uang tunjangan sebesar lima persen per pegawai. Pemotongan sepihak sudah berlangsung sekian lama, jumlahnya bahkan mencapai Rp 40-an juta/tahun.
Kepala Puskesmas Oemasi, dr. James Siagian saat ditanya oleh Wabup Kupang terkait kebenaran pemotongan uang tunjangan pegawai, membenarkan.
Dijelaskan James bahwa pemotongan uang tunjangan seluruh pegawai termasuk dirinya itu untuk kepentingan dinas, membeli pulsa listrik, membeli air tangki dan kebutuhan perkantoran lainnya.
James Siagian mengakui jika kebijakan pemotongan itu terpaksa ditempuh lantaran keterlambatan pencairan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang.
Terhadap penjelasan James Siagian ini, Wabup Jerry Manafe meminta Kepala Puskesmas Oemasi bersama bendaharanya menyerahkan seluruh laporan terkait dana di Puskesmas itu.
Bahkan Wabup Jerry memerintahkan inspektorat daerah mengaudit pengelolaan dana di Puskesmas Oemasi.
"Saya akan minta inspektorat mengaudit, bila perlu saya dorong ke penegak hukum lakukan penyelidikan," tegas Wabup Jerry dengan nada tinggi. *