Sekda NTT Ingatkan Aparatur Desa Dalam Pengelolaan Dana Desa

Pejabat Sekda NTT, Ir. Ben Polo Maing mengingatkan kepada seluruh aparat pemerintahan desa agar mengelola dana desa secara benar

Sekda NTT Ingatkan Aparatur Desa Dalam Pengelolaan Dana Desa
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Sekda NTT, Ir. Ben Polo Maing 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pejabat Sekda NTT, Ir. Ben Polo Maing mengingatkan kepada seluruh aparat pemerintahan desa agar mengelola dana desa secara benar dan bertanggungjawab.

Semua program pembangunan yang dilakukan harus berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Polo Maing menyampaikan hal ini pada Rakor Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa tingkat Provinsi NTT yang berlangsung di Swiss Belinn Kristal, Jalan Timor Raya, Kota Kupang, Senin (26/8/2019) lalu.

Orang Tua Siswa Siswi SMAN 1 Sumba Barat Mengaku Pasrah Menerima Putusan Besaran Uang Komite

Menurut Polo Maing, adanya dana desa bisa membantu percepatan pembangunan di desa. Karena itu pemerintah desa jangan asal membuat program.

"Jangan ikut ramai buat program di desa. Teman-teman pendamping harus bisa buat analisa dan kajian sesuai kondisi setempat," kata Polo Maing.

Dijelaskan, dana desa yang digelontorkan di NTT bisa mencapai Rp 3 triliun dengan rata-rata satu desa sekitar Rp 1 miliar.

Ini Komentar Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTT Terkait Uang Komite

"Adanya dana ini tentu diharapkan bisa berikan perubahan pembangunan di desa. Perubahan infrastruktur ini dapat mempengaruhi akses dan pertumbuhan ekonomi di desa," katanya.

Dikatakan, dari sisi perencanaan perlu dikaji dengan baik agar dana yang digunakan bisa tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Saat ini Pemprov NTT tengah mendorong program masyarakat ekonomi NTT. Saat ini juga tengah mengembangkan konsepnya," katanya.

Dia juga mengatakan, adanya dana desa bisa juga untuk membangun rumah. "Dengan pembangunan rumah , dapat juga menurunkkan angka kemiskinan. Jika sebelumnya dana yang diberikan untuk intervensi pembangunan rumah Rp 15 juta,per rumah maka saat ini sudah naik menjadi Rp 50 juta untuk satu rumah," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved