Padi Sawah Milik Petani Tana Manang dan Lambakara Sumba Timur Diserang Hama
petani padi sawah di Desa Tanamanang dan Desa Lambakara, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur mengeluh dengan hasil budidaya tanaman padi saw
Penulis: Robert Ropo | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----Para petani padi sawah di Desa Tanamanang dan Desa Lambakara, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur mengeluh dengan hasil budidaya tanaman padi sawah mereka hasil panenya tidak memuaskan. Tanaman padi mereka diserang hama wereng dan penyakit penggerek batang.
Melkianus Noro Djara petani desa Tanamanang kepada POS-KUPANG. COM, Selasa (27/8/2019) mengatakan, akibat terkena hama dan penyakit itu ia mengalami kerugian yang cukup besar.
Kata Melkianus, tanaman padi yang ia tanam di atas petak sawah seluas 75 are, jika panen normal tidak terkena serangan hama dan penyakit itu, ia panen mencapai 70 karung padi ukuran 50 Kg, namun karena penyakit pada musim panen kali ini ia hanya panen 20 karung saja.
• Misteri Kematian Sekretaris Desa di TTU, Keluarga Minta Polisi Outopsi Ulang Jenazah
"Saya rugi besar pak, baik rugi tenaga dan rugi biaya mulai dari ongkos bajak sawah, ongkos tanam, ongkos beli obat dan pupuk. Kalau saya harian orang itu 80 ribu/orang,"ungkap Melkianus dengan kesal.
Melkianus nengaku, untuk mencegah hama dan penyakit itu, ia usaha obat dengan carahnya sesuai dengan apa yang biasa dipakai orang tua secara turun temurun, namun sayang itu juga tidak berhasil mempan.
"Saya hanya berharap saja, mudah-mudahan penyakit ini bisa hilang,"imbuh Melkianus.
Pentani asal Desa Lambakara, Stephanus Djangga Uma juga kepada POS-KUPANG. COM, Selasa (27/8/2019) mengeluh hal yang sama.
Stephanus mengaku, padi sawah yang ia tanam di atas petak sawah miliknya seluas 50 are dan biasa ia panen secara normal minimal 30 karung gabah berukuran 50 kg. Namun, karena diserang hama dan penyakit itu ia hanya bisa panen maksimal 10 karung saja.
"Saya kecewa betul hasilnya tidak memuaskan seperti yang kita harapkan, kita sudah kasih obat juga tidak mempan. Saya rugi besar untuk ongkos biaya tanam ini,"ungkap Sthepanus.
Petani lainya, Dominggus Hungguwali juga menambahkan, penyakit dan hama terhadap tanaman padi sawah ini sudah berlangsung lama dan hampir semua petani di desa itu mengalami hal yang sama.
Bahakan, kata Dominggus, pada panen kali ini ada petani yang benar-benar gagal panen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/warga-lambakara-sumba-timur.jpg)