Pin Emas Pinjaman Disematkan Kepada Dua Perwakilan Anggota DPRD Kota Kupang 

acara pelantikan anggota DPRD Kota Kupang terpilih peride 2019-2024 di Ruang Sidang Sasando Gedung DPRD Kota Kupang, penyematan pin emas dilakukan sec

Pin Emas Pinjaman Disematkan Kepada Dua Perwakilan Anggota DPRD Kota Kupang 
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI.
Para anggota DPRD Kota Kupang terpilih saat dilantik di Ruang Sidang Sasando Gedung DPRD Kota Kupang, Senin (26/8/2019).  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pada acara pelantikan anggota DPRD Kota Kupang terpilih peride 2019-2024 di Ruang Sidang Sasando Gedung DPRD Kota Kupang, penyematan pin emas dilakukan secara simbolis kepada dua orang perwakilan. Senin (26/8/2019). 

Pin emas yang dipakai untuk penyematan secara simbolis tersebut dipinjam dari anggota DPRD Kota Kupang periode sebelumnya, 2014-2019.

Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Kupang, Adrianus Lusi, kepada POS-KUPANG.COM, menuturkan, belum ada pin emas untuk anggota DPRD Kota Kupang periode 2019-2024.

Menurutnya, alokasi dana APBD senilai 200 juta untuk pengadaan pin emas tidak cukup, karena harga emas naik dari 500 ribu rupiah per gram menjadi 750 per gram. "Kita sudah lakukan tender tapi yang menang tender tarik diri, karena dananya memang tidak cukup," ungkapnya.

Striker Persib Maung Bandung Belum Tunjukkan Ketajaman Haus Gol, Daftar Nama Top Skorer Liga 1 2019

Batik Air Akan Terbangi Rute Bali-Labuan Bajo Setiap Hari

Ia merincikan, satu pin emas beratnya 8 gram dan per gram 23 karat. Jadi harga satu buah pin emas mencapai enam juta rupiah. Menurutnya alokasi dana untuk pengadaan pin emas perlu ditambah 68 juta sehingga menjadi 286 juta rupiah.

"Penetapan pihak ketiga bukan penunjukan langsung tapi melalui tender, jadi kita harus tender ulang dan satu atau dua bulan ke depan pengadaan pin emas sudah bisa direalisasikan," ungkapnya.

Sementara itu harga jas lengkap dengan atribut lainnya pada acara pelantikan tersebut, satu jas seharga dua juta rupiah. Dikali empat puluh anggota DPRD Kota Kupang yang dilantik, total biaya yang dikeluarkan untuk jas mencapai 80 juta rupiah. 

Jalannya Acara Pelantikan anggota DPRD Kota Kupang Periode 2019-2024 

Pemerintah Menanti Investor, Rencananya Satu Liter Sophia Dipasarkan Rp 1 juta

Rangkaian acara pelantikan anggota DPRD Kota Kupang berlangsung di Gedung Sasando DPRD Kota Kupang dibuka dengan tarian Letuhere yang dibawakan oleh Sanggar Tari SMA N 3 Kota Kupang. Dilanjutkan dengan menyayangikan lagu indonesia Raya. 
Dilanjutkan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembukaan rapat paripurna dan sambutan oleh Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe. 

Setelah itu pembacaan Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Tímur Tentang Peresmian Pemberhentian Dengan Hormat Anggota DPRD Kota Kupang Masa Jabatan Tahun 2014-2019 dan Peresmian pengangkatan Anggota
DPRD Kota Kupang Masa Jabatan Tahun 2019-2024 oleh Sekretaris DPRD Kota Kupang.

Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Kota Kupang Masa Jabatan 2019-2024 dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Hubungan Industrial Kupang Klas IA

Para anggota DPRD Kota Kupang terpilih yang dilantik yaitu, Yeskiel Loudoe, Barche Ronulo Bastian, Adeianus Talli, John Seran, Dominika Berhan asal partai PDIP, Padron Paulus, Esy Bire, Jabir Marola, Yuven Tukung, Siqrid Basoeki dari partai Nasdem, Christian Baitanu, Richard Odja, Rikardus Yunatan, Thobia Pandie, Ayu Witari dari partai Gerindra. 

Sementara Partai Demokrat terdiri dari Jance Ndaomanu, Elbert Manafe, Maudy Dengah, Yeki Thobias, Djunaedi Kana, dari partai Golkar, Alfred Djamiwila, Zetyo Ratuarat, Yoseph Dogon,Tellenmark Daud.

PKB terdiri dari Anatji Ratu Kitu, Dominikus Taosu, Ronny Lotu dan Ewalde Taek. Partai Amanat Nasional terdiri dari Welhemus Kiu, Livingstone Ratu Kadja, Simon Dima, Partai Hanura, Mokrianus Lay, Dominggus Kale Hia, Diana Bire. (*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved