Siswa SMA SMK dan SLB Jambi Kagumi Karya Tenun SMK 4 Kota Kupang

Pata siswa SMA SMK dan SLB Jambi mengagumi karya tenun SMK 4 Kota Kupang

Siswa SMA SMK dan SLB Jambi Kagumi Karya Tenun SMK 4 Kota Kupang
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Siswa-siswi SMA, SMK dan SLB asal Provinsi Jambi saat mengunjungi SMK 4 Kota Kupang, Kamis (22/8/2019). 

Pata siswa SMA SMK dan SLB Jambi mengagumi karya tenun SMK 4 Kota Kupang

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Siswa-siswi SMA, SMK dan SLB asal Provinsi Jambi kagumi berbagai hasil karya siswa-siswi SMK 4 Kota Kupang, terutama tenun khas daerah NTT tatkala mereka mereka berkunjung ke SMK 4 Kota Kupang, Kamis (22/8/2019).

Kunjungan tersebut merupakan program pertukaran pelajar yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN. Program ini bernama Siswa Mengenal Nusantara (SMN). Di Provinsi NTT, PT. Pelindo III dan PT. Garam ditunjuk untuk mengkoordinir program tersebut.

Ini Pesan Finalis Miss Grand Indonesia 2019 Asal Bali Cindy Yuliani untuk Anak Muda Labuan Bajo

Selama kurang lebih tujuh hari, 23 siswa-siswi yang merupakan perwakilan dari seluruh SMA/SMK dan SLB Provinsi Jambi ini berkeliling ke sejumlah tempat di NTT antara lain di Pelabuhan Tenau, Bipolo (ladang garam) dan terakhir di SMK 4 Kota Kupang.

Luqman Firmasyah, Staf CSR Pelindo III saat diwawancarai POS-KUPANG.COM, di sela kunjungan ke SMK 4 Kota Kupang mengatakan SMK 4 dipilih karena merupakan satu-satunya SMK di NTT yang memproduksi kain tenun secara tradisional.

BREAKING NEWS: 2 Tahun Buron, Polisi Bekuk DPO Kasus Penipuan dan Penggelapan di Makassar

"Jadi itu alasannya kenapa SMK Kota Kupang masuk dalam agenda pertukaran pelajar ini. Semantaa perwakilan dari NTT sendiri saat ini sedang barada di Jambi," ungkapnya.

Menurutnya tujuan program pertukaran pelajar ini yaitu agar siswa-siswi saling mengenal keanekaragaman budaya maupun kekayaan alam Provinsi lain.

Kehadiran siswa-siswi, pembina dan pihak Pelindo III ini disambut antusias oleh Kepala SMK 4, Semi Ndolu, para guru dan siswa-siswi. Semi mengajak mereka melihat langsung proses tenun secara tradisional dan berbagai hasil karya yang dihasilkan oleh siswa-siswi.

Para siswa-siswi dari Jambi pun tampak terpukau, terutama melihat proses tenun secara tradisional dan hasilnya karya lainnya, seperti jas, topi, meja dan kursi yang kental dengan motif daerah NTT.

Firmanto, salah satu siswa, kepada POS-KUPANG.COM, mengatakan, dirinya tak menyangka siswa-siswi SMK 4 begitu terampil menenun. "Saya lihat itu seperti ribet banget, tapi kok mereka kerjakan dengan santai. Bingung saya melihatnya. Hasilnya pun, wah! Keren motif kainnya sangat kaya," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved