TRIBUN WIKKI Yuk Berburu Oleh-Oleh Khas NTT di Rumah Tenun Alor, Model Terbarunya Bikin Kamu

Kampung Tenun Alor yang berlokasi di Jalan Cak Doko nomor 24 C kelurahan Oebobo ini terus mengembangkan usahanya, tidak hanya sekedar menenun tapi ju

TRIBUN WIKKI Yuk Berburu Oleh-Oleh Khas NTT di Rumah Tenun Alor, Model Terbarunya Bikin Kamu
istimewa
sepatu ole-oleh khas ntt 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Kampung Tenun Alor yang berlokasi di Jalan Cak Doko nomor 24 C kelurahan Oebobo ini terus mengembangkan usahanya, tidak hanya sekedar menenun tapi juga menyediakan berbagai oleh-oleh khas NTT.

Rumah tenun Alor Binaan BI yang berdiri sejak tahun 2015 ini digandeng dengan Galeri Kampung Tenun Alor di ruangan seadanya. Selanjutnya pada 2018 dikembangkan dengan Galeri baru yang berlokasi di dalam Kampung Tenun Alor.

Di Galeri tersebut disediakan aneka pilihan oleh-oleh mulai kain, sarung, aksesoris dan panganan lokal.
Setelah itu Kampung Tenun Alor terus berkiprah dengan menyediakan Rumah Jahit pada 2016 dan rencananya di tahun ini Kampung Tenun Alor akan membuka rumah kreasi.

"Jadi semua yang berbahan dasar tenun akan dikreasikan menjadi apapun mulai dari pakaian, tas. Pokoknya semuanya yang berbahan tenun dikreasikan di sini," kata Penanggung Jawab Kampung Tenun Alor, Ny Ester Abolla kepada POS-KUPANG. COM, Jumat (23/8/2019).

Kata Ester, dirinya terus berinovasi dan berkreasi untuk menghadirkan berbagai model terbaru dengan bahan tenun namun harganya murah meriah alias mudah dijangkau berbagai kalangan. Misalnya tas samping kecil yang dikreasikan dari rumah jahit. Hanya dengan Rp 50.000 konsumen sudah bisa membawa pulang tas tenun. Tersedia dengan berbagai motif pilihan, ada dari kain tenun Sumba, Sotis dan lainnya.

"Bila banyak waktu luang, satu hari kami bisa memproduksi sekitar 20 tas. Kami sediakan dengan harga terjangkau agar masyarakat yang ingin menggunakan tas tenun bisa mendapatkannya. Harganya murah karena dikreasikan dari tenun perca. Namun tetap terlihat indah dan cantik, motifnya pun terpampang jelas," tuturnya.

Dasi juga menjadi yang terbaru hasil kreasi dari Rumah Jahit Kampung Tenun Alor. Dasi dengan berbagai motif dijual seharga Rp 75.000 per dasi. Ada pula sepatu motif dengan merek dari Kampung Tenun Alor sendiri Ktea yang disediakan dengan harga hanya Rp 200.000 saja.

"Sepatu yang kami sediakan adalah sepatu santai, agar bisa dipakai kemana-mana dan dipakai oleh semua kalangan. Tidak hanya anak muda saja tapi bisa dipakai oleh orangtua," tuturnya.(*)

tas ole-ole khas NTT
tas ole-ole khas NTT (istimewa)
dasi ole-ole khas ntt
dasi ole-ole khas ntt (istimewa)
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved