Masih Ingtat Mantan Pacar Gugat Ganti Rugi Rp 400 Juta, Putusan Hakim Bikin Gigit Jari

Kasus Afridus Arianto yang menggugat mantan pacarnya untuk gugat ganti rugi sebesar Rp 400 juta akhirnya sampai penghujung proses peradilan

Masih Ingtat Mantan Pacar Gugat Ganti Rugi Rp 400 Juta, Putusan Hakim Bikin Gigit Jari
Pos-kupang.com/eginius mo’a
Fransiska Nona Lina meninggalkan  ruang  sidang  Pengadilan Negri Maumere. 

Masih Ingtat Mantan Pacar Gugat Ganti Rugi Rp 400 Juta, Putusan Hakim Bikin Gigit Jari

Laporan Wartawan Pos Kupang, Eginius  Mo’a

 POS KUPANG.COM, MAUMERE -- Kasus Afridus Arianto yang menggugat mantan pacarnya untuk gugat ganti rugi sebesar Rp 400 juta akhirnya sampai penghujung proses peradilan. 

Afridus Arianto   mantan  kekasih  Fransiska Nona Lin menuntut  ganti rugi  10 kali lipat  Rp 40.825.000  atau senilai Rp 408   juta  kepada  Fransiska    ke Pengadilan Negri  Maumere, Pulau Flores  mencapai  antiklimas.

Hakim tunggal, Arif  Mahardika,  dalam putusan, Selasa  (20/8/2019)  siang menyatakan gugatan  penggugat  kabur  dan  tidak dapat  diterima.    Ditolaknya  gugatan ini, demikian   hakim  tunggal,   karena  menggabungkan perbuatan  melawan hukum dan   wanprestasi  atau  ingkar  janji.

Putusan  ini, kata Arif  sejalan  dengan  jurisprudensi  Mahkamah Agung menyatakan  gugatan melawan  hukum tidak boleh digabung dengan   perbuatan melawan  hukum.   Hakim memberikan waktu  satu minggu kepada penggugat.

Ayam Kampus Jajakan Cinta Daripada Jadi Simpanan, Keluarganua Tahunya Mahasiswi Baik-baik

Mobil Bergoyang,Saat Digerebek Sejoli Diduga Mesum,Ada Pakaian Dalam Warna Pink Ini Pengakuan Mereka

Bahagianya Jessica Iskandar Dapat Hadiah Apartemen dari Richard Kyle, Sahabat Raffi Ahamd Bilang ini

Fadli Zon Cs Datang Gunakan Mobil Mewah, Dicueki Mahasiswa Papua, Pintu tak Dibuka,Ini Penjelasannya

Tergugat  mantan  pacar,  Fransiska  Nona  Lin  didampingi kuasa hukum,Marianus Moa, S.H,M.H, mengikuti sidang  Senin  (5/8/2019) di  Pengadilan Negri Maumere, Pulau  Flores.

 
Tergugat  mantan  pacar,  Fransiska  Nona  Lin  didampingi kuasa hukum,Marianus Moa, S.H,M.H, mengikuti sidang  Senin  (5/8/2019) di  Pengadilan Negri Maumere, Pulau  Flores.   (POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A)

Kuasa   hukum  Fransiska Nona Lin,  Marianus  Mo’a,S.H, M.H menilai putusan   hakim tunggal  sudah  adil, karena  telah menempatkan  perempuan  pada harkat dan  martabatnya   sebagai  perempuan  yang wajib dihormati.

“Saya secara  pribadi  setuju dengan putusan  hakim tunggal tidak  menerima gugatan penggugat,” kata Marianus, kepada   POS-KUPANG,COM, Selasa   (20/8/2019)  usai sidang di Pengadilan Negeri  Maumere.

Pembacaan  putusan  dihadiri   tergugat Fransiska Nona  Lin bersama   kuasa  hukum, Marianus  Moa,S.H,  M.H. Penggugat  Alfridus Arianto  bersama  dua   orang   kuasa  hukum.

Editor: Alfred Dama
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved