Guru SMP asal Flotim Raih Anugerah Apresiasi Pancasila 2019

Guru SMP asal Flores Timur Raih Anugerah Apresiasi Prestasi Pancasila 2019

Guru SMP asal Flotim Raih Anugerah Apresiasi Pancasila 2019
POS-KUPANG.COM/foto dokumen pribadi maksimus masan
Maksimus Masan Kian menerima anugerah Apresiasi Prestasi Pancasila 2019 dari Badan Pembinaan Idiologi Pancasila (BPIP). 

Guru SMP asal Flores Timur Raih Anugerah Apresiasi Prestasi Pancasila 2019

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Guru SMPN 1 Lewolema, Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, Maksimus Masan Kian, terpilih menerima anugerah Apresiasi Prestasi Pancasila 2019.

Apresiasi dari Badan Pembinaan Idiologi Pancasila (BPIP) dalam peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI diberikan kepada 74 ikon terpilih yang memiliki prestasi di tingkat nasional dan internasional atau memiliki perilaku teladan menginspirasi masyarakat terutama generasi muda.

Disnakertrans Manggarai Barat Beberkan Alasan Berkurangnya Pendapatan dari Tenaga Kerja Asing

"Saya terpilih pada kategori sosial enterpreneur sebagai penggerak literasi," kata Maksi, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (21/8/2019).

Kategori penilaian lainya di bidang sains dan inovasi, olahraga, seni budaya, bidang kreatif dan social enterpreneur.

Untuk lolos dan menerima penghargaan, kata Maksi, harus ada yang mempromosikan profil dan aktivitas yang kita lakukan kepada penyelenggara. Prioritas utama orang yang mempromosikan adalah mereka yang sebelumnya telah menerima penghargaan Apresiasi Pancasila 2017.

TRIBUN WIKI: Yuk Hunting Tas Model Terbaru di Toko Tas Murah

Kemudian panitia penyelenggara, kata Maksi, akan meminta kita mengirimkan gerakan sosial yang kita lakukan dan profil pribadi kita. Setelah mendalami aktivitas dan profil pribadi kita, penyelenggara melakukan wawancara untuk menggali lebih jauh apa yang kita lakukan dalam penanaman nilai-nilai Pancasila hingga memberi dampak positif di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.

Apresiasi prestasi Pancasila 2019 diselenggarakan, Minggu-Selasa (18-20/2019) di Karanganyar, Jawa Tengah.

Ada tiga tempat yang dijadikan sebagai lokasi kegiatan menuju puncak pemberian apresiasi, diantaranya Universitas Sebelas Maret dan Taman Budaya Jawa Tengah Surakarta. Di dua tempat ini diselenggarakan seminar nasional di 19 titik dengan pembicara dari unsur akademisi dan 74 ikon penerima Apresiasi Prestasi Pancasila.

"Saya mendapat kesempatan sebagai narasumber di kelas Pascasarjana Universitas Sebelas Maret. Pesertanya mahasiswa pascasarjana dan calon doktor muda Universitas Sebelas Maret," kata Maksi.

Maksi tampil bersama narasumber, Prof. Dr. FX Adjie Samekto, SH, M.Hum, Pimpinan Badan Pembinaan Idiologi Pancasila, Prof. Dr. Hermanu Jubagyo dari Universitas Sebelas Maret dan Trie Utama (penyanyi dan Pencipta Lagu Indonesia) dari unsur 74 Ikon Apresiasi Pancasila.

"Senang sekali bisa semeja dengan narasumber hebat dengan latar belakang ilmu yang tinggi. Saya hanyalah guru kampung. Pada posisi ini, saya berterima kasih karena mendapat ruang belajar yang luar biasa," kata Maksi.

Dari 74 ikon penerima prestasi, terdapat dua perwakilan dari Flotim, Maksimus Masan Kian (Penggerak Literasi) dan Maria Loretha, Penggagas Gerakan Petani Sorgum.

"Ini bukan karena kita hebat atau luar biasa sehingga mendapat penghargaan, tetapi ajang ini menjadi pemantik dan pemberi semangat untuk terus bergerak dan berbagi. Penghargaan tidak lalu membuat perjuangan terhenti atau menjadi titik kepuasan terakhir," ungkap Maksi.

Nama lain pernah menerima penghargaan ini diantaranya Iwan Fals, Ari Sihasale, Nia Zulkarnain, Eros Chandra, Christine Hakim, Addie MS, Indra Sjafri, Butet Kartaradjasa dan Slamet Rahardjo, KH Mustofa Basri, Trie Utami, Habib Lutfi, Prof. Dr. Agus Budiyono, dan lainya. (laporan reporter pos-kupang.com, eginius mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved