Program Kartu Pra Kerja - Presiden Jokowi Siapkan Rp 10 Triliun di APBN, Simak Fungsi dan Manfaatnya

Program Kartu Pra Kerja jadi program terbaru Presiden Jokowi yang akan dimulai pada APBN 2020.

Program Kartu Pra Kerja - Presiden Jokowi Siapkan Rp 10 Triliun di APBN, Simak Fungsi dan Manfaatnya
KOMPAS.com/ HADI MAULANA
Dalam kampanye Pilpres 2019 di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Batam. Jokowi menunjukan tiga kartu sakti yakni kartu KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah, Kartu Pra Kerja dan Kartu Sembako Murah. 

Program Kartu Pra Kerja - Presiden Jokowi Siapkan Rp 10 Triliun di APBN, Simak Fungsi dan Manfaat

POS-KUPANG.COM - Program Kartu Pra Kerja jadi program terbaru Presiden Jokowi yang akan dimulai pada APBN 2020. Anggaran sebesar 10 Triliun untuk program Kartu Pra Kerja ini. 

Melansir laman Setkab.go.id, Pemerintah menganggarkan Belanja Negara pada tahun anggaran 2020 sebesar Rp2.528,8 triliun, atau sekitar 14,5 persen dari PDB (Product Domestic Bruto). Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan,

Belanja Negara tersebut akan digunakan untuk memperbaiki kualitas SDM dan melanjutkan program perlindungan sosial untuk menjawab tantangan demografi.

“Untuk meningkatkan akses keterampilan bagi anak-anak muda, para pencari kerja, dan mereka yang mau berganti pekerjaan, Pemerintah pada tahun 2020 akan menginisiasi program kartu Pra Kerja,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan Pengantar RAPBN Tahun Anggaran 2020 Beserta Nota Keuangannya di hadapan Sidang Paripuran Gabungan DPR RI dan DPD RI, di Jakarta, Jumat (16/8/2019) lalu.

Dalam Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN Tahun Anggaran 2020 disebutkan, kehadiran Kartu Pra Kerja selain dilatarbelakangi oleh adanya keluhan dari para pencari kerja yang mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan, juga dikarenakan kompetensi yang didapat dari lembaga pendidikan seringkali tidak sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kartu Pra Kerja pada hakikatnya disiapkan untuk menghilangkan gapantara kompetensi SDM dan kebutuhan dunia kerja.

Selain itu, kebijakan pemberian Kartu Pra Kerja juga akan diarahkan untuk mendorong peningkatan keterampilan yang dibutuhkan saat ini dan masa mendatang terutama dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 dan teknologi digital,” bunyi aline kedua hal 4-8 buku tersebut.

Melalui program Kartu Pra Kerja diharapkan kompetensi, baik para pencari kerja baru, pencari kerja yang alih profesi, atau korban PHK dapat mengisi kebutuhan dunia kerja, sehingga masalah pengangguran di Indonesia dapat diatasi.

Menurut buku tersebut, Kartu Pra Kerja tahun 2020 akan diberikan kepada dua juta penerima manfaat.

Halaman
123
Editor: Agustinus Sape
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved