Selasa, 5 Mei 2026

Gubernur NTT Lepas Peserta Karnaval Budaya

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat melepas secara resmi 93 tim peserta karnaval budaya yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT. Karnaval i

Tayang:
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/ObyLewanmeru
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Ketua DPRD NTT,H. Anwar Pua Geno dan beberapa pejabat Forkopimda NTT hendak melepas balon tanda dimulainya karnaval budaya Flobamorat di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Senin (19/8/2019). 

Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG -Pantauan POS-KUPANG.COM, Senin (19/8/2019) sekitar pukul 14.00 wita, semua peserta karnaval sudah berdiri sesuai kelompok antrian masing-masing, sesuai busana adat. Mereka memadati Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT.

Sebelum peserta melakukan pawai, mereka dilepas oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat. Pelepasan ditandai dengan pelepasan balon.

Hadir Ketua DPRD NTT, H. Anwar Pua Geno,S.H dan Forkopimda serta pimpinan OPD Lingkup Pemprov NTT.
Gubernur NTT,Viktor Bungtilu Laiskodat menyampaikan terima kasih kepada semua peserta yang telah berpartisipasi dalam karnaval budaya Flobamorata.

Setelah pelepasan, Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat tetap berdiri di depan podium hingga berakhirnya prosesi.
Selama prosesi tim peserta pawai, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat tidak beranjak dari depan podium.
Kurang lebih tiga jam Gubernur NTT berdiri menyaksikan parade atau prosesi 93 kelompok peserta karnaval.
Ketua Panitia Karnaval Budaya Flobamorata, Ir. Wayan Darmawa mengatakan, karnaval itu diikuti 93 kelompok termasuk pelajar dan organisasi bela diri.

"Tujuan karnaval ini agar memperkenalkan budaya NTT, juga motif tenun ikat. Kedepan tentu kita akan lakukan dalam bentuk festival," kata Wayan.

BREAKING NEWS: Jatanras Polres Manggarai Tangkap Pelaku Judi KP di Desa Cumbi

Kejuaraan Taekwondo Lourdes Cup 1 Bergulir 24-26 Agustus di Kupang, Ini Lokasi Penyelenggarannya

Dia menjelaskan, Karnaval Budaya Flobamorata itu juga merupakan ide atau gagasan dari Ketua TP PKK NTT, Julie Sutrisno.

Nampak, ada peserta karnaval dengan etnik Bali, Sunda,Jawa Barat. Sedangkan kelompok ASN ada yang mengenakan busana tenun ikat dari TTS,Belu,Malaka,TTU ,Manggarai, Ende,Ngada Alor,Rote,Sabu, Kabupaten Kupang dan lainnya.

Ada juga tim drum band dari sejumlah sekolah.
Pada urutan pertama pada karnaval ini adalah Paskibraka Tingkat Provinsi NTT Tahun 2019 dan ditutup dengan tim cabang olahraga Bela Diri Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). (*)

Siswi SMA Dijadikan Selingkuhan Oknum Guru Muda, Ini Ruang Tempat Mereka Berhubungan Intim

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved