Liga 1 2019
Cetak GOL - Aremania Puji Sylvano Comvalius Sosok Spesial, Terungkap Masa Lalunya
Penampilan Sylvano Comvalius pada laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya tidak hanya mendapat pujian dari Aremania.
POS KUPANG.COM -- Penampilan Sylvano Comvalius pada laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya tidak hanya mendapat pujian dari Aremania.
Sylvano Comvalius juga mendapat pujian dari sang ayah, Kenneth Comvalius pada laga Derby Jatim tersebut.
Kenneth Comvalius menilai, laga Derby Jatim Arema FC Vs Persebaya Surabaya menjadi ajang pembuktian tekad Sylvano Comvalius untuk tuan rumah.
"Saya rasa dia bermain sangat bagus. Dia bekerja keras pada pertandingan itu," kata Kenneth Comvalius, Sabtu (17/8/2019).
• Siswi SMA Lakukan Hubungan Badan di Kelas karena Jadi Selingkuhan Oknum Guru
• Prediksi Susunan Pemain PSM Makassar vs Persib Bandung: Juku Eja Tampil Pincang
Arema FC sukses menggulung lawannya, Persebaya Surabaya pada laga Liga 1 2019 pekan ke-14, Kamis (15/8/2019) lalu.
Laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan itu dimenangkan Arema FC dengan skor telak 4-0 atas Persebaya Surabaya.
• Ini Tekad Pemain Persib Bandung Menang Tim Juku Eja PSM Makassar, Posisi Lampu Merah
• Ketaksabaran PelatihPersib Bandung Robert Ingin Habisi Mantan Klub PSM Makassar, Ini Strateginya
Dari 4 gol yang dicetak Arema FC, Sylvano Comvalius menyumbangkan satu golnya, tepatnya pada menit ke-87.
Kenneth Comvalius mengaku bangga dengan kerja keras dan tekad Sylvano Comvalius tersebut.
Apalagi, Sylvano Comvalius baru saja dibekab cedera hamstring selama dua pekan sebelum laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya.
"Dia memang tidak selalu bisa mendapat bola, tapi dia menunjukkan tekad mencetak gol dan akhirnya bisa mencetak gol," ucap dia.
"Sepanjang pekan ini, dia bekerja keras agar bisa bermain pada pertandingan melawan Persebaya," tambahnya.
• Puluhan Imigram Timur Tengah Ikut Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Kelurahan Liliba Kupang, Meriah
• Gubernur NTT Viktor Laiskodat Marah Besar Peserta Resepsi Kenegaraan HUT ke 74 RI
Bahkan, kata dia, Sylvano Comvalius pernah mengalami cedera lutut pada usia 16 tahun.
Karena cedera itu, karier Sylvano Comvalius di akademi Ajax Amsterdam berakhir.
"Namun, ini tak membuat mentalnya runtuh. Hal ini justru menguatkan mentalnya. Dia lalu melanjutkan karirnya di seluruh penjuru dunia seperti Jerman, Kazakhstan, Kuwait, China, dan Indonesia," jelas dia.
"Di Indonesia, dia pun bisa menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa. Saya sangat bangga padanya, terutama pada kekuatan mentalnya," imbuh dia. (*)