Tekanan Darah Ahok Sempat Drop,Berkat Dokter Berhijb Asal Aceh, Suami Puput Nastiti Kembali Normal
Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok banyak mengisahkan suka dukanya selama menjalani masa tahanan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Depok.
Dokter berhijab yang menolong Ahok tersebut diketahui berasal dari Aceh.
Untuk menaikkan kembali tensi darah Ahok, sang dokter menanganinya dengan cara yang sangat sederhana.
• Ini Nama-nama Beken Pengurus DPP PDI-P, Ada Wajah Baru Tri Rismaharini, Yuk Intips Lainnya
• VIRAL, Video Kasir Lempar Emak-emak Pakai Papan, Gaya Kungfu, Netizen Ramai-ramai Bela Mbak Kasir
Sang dokter hanya memberikan teh hangat dan mengajak Ahok mengobrol tentang pasukan oranye.
Ahok pun langsung semangat bercerita kepada sang dokter.
Setelah beberapa saat, tensi Ahok mengalami kenaikan.
Ketika sang dokter melakukan tensi ulang, tensi Ahok sudah naik menjadi 90/60 mmHG.
"Emang hebat nih dokter, tau aja cara naikin tensi," ungkap Ahok.
Melansir laman healthline.com, dehidrasi terkadang menyebabkan tekanan darah menurun.
Untuk menaikkan tekanan darah memang dianjurkan untuk meminum lebih banyak air.
Maka tindakan dokter di Mako Brimob untuk menaikkan tensi darah Ahok sangatlah tepat.*
Alasan Megawati Sebut Nama Ahok dalam Pidato Politik di Kongres PDIP
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Eriko Sotarduga membeberkan alasan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyebut nama mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok), saat menyampaikan pidato politik dalam Kongres V PDIP.
Mengutip Kompas.com Eriko mengatakan, Mega sengaja menyebut nama Ahok karena Ahok dinilai sebagai simbol bahwa PDIP memerangi politik identitas.
"Di tengah esensi pelbagai perbedaan, di tengah sekarang problem radikalisme ya, problem politik identitas, kita tidak boleh mengabaikan yang namanya prinsip kita saling menghargai, saling bertoleran, saling menghormati," kata Eriko kepada wartawan, Kamis (8/8/2019) malam.
Eriko mengatakan, disebutnya nama Ahok juga menandakan bahwa Megawati tidak melupakan Ahok meski baru tercatat sebagai kader PDIP dan sempat bermasalah dengan hukum.