Ini Spririt Inovasi Birokrasi Pembangunan di Nusa Tenggara Timur

inovasi birokrasi dalam pembangun di NTT, harus murni lahir dari relung hati setiap pribadi eksekutif, legislatif, masyarakat, NGO dan Dunia Usaha

Ini Spririt Inovasi Birokrasi Pembangunan di Nusa Tenggara Timur
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Frans Sales di Gedung Pascasarjana Undana Kupang, Senin (24/6/2019). 

Spirit melakukan inovasi birokrasi dalam pembangun di NTT, harus murni lahir dari relung hati setiap pribadi eksekutif, legislatif, masyarakat, NGO dan Dunia Usaha. Sejumlah fenomena- fenomena yang terjadi dalam perilaku pembangunan masyarakat di Nusa Tenggara Timur dan Indonesia saat ini seperti bersikap kurang profesional, kurang responsif, kurang inovatif, kualitas rendah, lemah akuntabilitas dan kurang tertib administrasi.

Kondisi ini terjadi karena ada faktor-faktor penyebab, antara lain; keterbatasan sarana dan prasarana dari sisi kualitas dan kuantitas , rendah Sumberdaya Manusia baik kualitas maupun kuantitas, kurangnya partisipasi publik dalam pembangunan, kurang dukungan dari stakeholders, Kurangnya alokasi anggaran, rendah kualitas kepemimpinan, lamah manajemen dan sumberdaya strategik lainya. Jika kondisi tersebut dibiarkan akan berdampak pada pelayanan publik yang tidak berjalan maksimal.

Untuk itu harus ada upaya-upaya yang segera dilakukan dalam memaksimalkan inovasi-inovasi pelayanan publik yang berkualitas dan produktif diantaranya: 1) diklat kepemimpinan ASN dan Non ASN bagi eksekutif, legislatif, dan judikatif,

sebagai lembaga yang berkuasa harus ada will untuk berkolaborasi dengan pemahaman yang sama sebagai mitra kerja sehingga tidak arogan dan overleping dalam melayani publik, 2) komunikasi, koordinasi dan bersinergi yang kuat dalam melahirkan inovasi - inovasi kebijakan sebagai mitra kerja untuk melakukan improvment dalam pelayanan publik yang prima,

3) Kepemimpin yang memiliki integritas, komitmen dan Kepribadian yang kuat dalam melayani publik, 4) memberi ruang yang cukup untuk partisipasi publik dalam menyampaikan aspirasinya. Terkait dengan kondisi tersebut, maka figur pemimpin mana?, yang dibutuhkan di era for poin o/ era industri saat ini.

Pemimpin yang dibutuhkan di erah Millenial atau for poin o saat ini adalah pemimpin yang cerdas dan profesioanal, mampu menerapkan dan melaksanakan New Public Service yakni Independen, Transparan, Adil dan proporsional, Akuntabel, dan tertib administrasi dengan prinsip dasar ramah, cepat, efisien, efektif, kualitas dan produktifitas yang tinggi, dan di bingkai dengan kepribadian yang kuat; yakni jujur, disipilin, komitmen dalam ungkapan dan tindakan,

serta tidak muda terprofokasi, menprofokasi, dan hoaks dalam bebijakan publik. Masyarakat era for poin o, mereka memiliki kemampuan untuk melihat, menilai, dan merasakan setiap bentuk inovasi-'inovasi kebijakan di dilakukan oleh eksekutif, legislatif dan yudikatif.

Jika masayarakat melihat, menilai dan merasakan jauh dari ungkapan, dan tindakan dalam arti komitmennya rendah, maka bersiap-siaplah kita, karena akan ditinggal pergi oleh masyarakat. Masyarakat akan pergi membangun paradigma baru, teori baru dan cara kerja baru yang argumentasinya dapat diterimah dan dirasakan. " By. Frans Sales. Fungsional Umum, Bid. Sertifikasi dan Kelembagaan BPSDMD Prov. NTT.  " Salam ...NTT Bangkit, Menuju, Masyarakat Sejatera" (*)

Macan Kemayoran Persija Terjerembab di Papan Bawah, Persib Bandung Tak Lebih Baik, Suporter Marah

Pesan Perpisahan Terakhir Coach Djanur  Tinggalkan Bajul Ijo dan Nasib Persebaya vs Arema FC

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved