Bensin Habis Pelaku Pencurian Sepeda Motor Dibekuk

Melihat korban tertidur pulas dan situasi masih sepi, kedua pelaku langsung melancarkan aksinya.

Bensin Habis Pelaku Pencurian Sepeda Motor Dibekuk
Net
Ilustrasi

Bensin Habis, Pelaku Pencurian Sepeda Motor Dibekuk

POS-KUPANG. COM| SOE -- Aksi pencurian kembali terjadi di Kabupaten TTS. Kali ini aksi pencurian terjadi di Desa Bonleu dengan korban Yakob Bay. Sepeda motor satria FU milik korban dicuri TS dan YF saat korban masih terlelap tidur, Minggu pukul 05.00 WITA.

Mirisnya, korban dan kedua pelaku masih saling kenal. Korban meminta bantuan kedua pelaku yang merupakan warga kapan untuk membantunya memanen padi. Usai panen, karena kelelahan korban tertidur pulas.

Melihat korban tertidur pulas dan situasi masih sepi, kedua pelaku langsung melancarkan aksinya.

"Kedua pelaku ini awalnya membantu korban memanen padi. Saat korbannya tertidur, para pelaku langsung mengambil kunci sepeda motor dan membawa lari sepeda motor milik korban," urai Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH.,MH kepada pos kupang. Com, Senin (12/8/2019) melalui sambungan telepon.

Sepeda motor korban lanjut Jamari, dibawa lari pelaku menuju Kabupaten TTU melewati Eban.

Sial untuk pelaku karena ditengah jalan, tepatnya di Noemuti bensin sepeda motornya habis. Karena tidak ada pedagang bensin eceran di sekitar lokasi tersebut, para pelaku mencoba menawarkan sepeda motor tersebut kepada warga yang melintas di lokasi dengan harga cuma 5 juta.

Karena curiga, bukannya hendak membeli motor tersebut, warga sekitar justru melaporkan para pelaku kepada aparat Polsek Noemuti.

" Karena kehabisan bensin, para pelaku berniat menjual motor tersebut kepada warga yang melintas di lokasi. Karena curiga dengan para pelaku, bukannya membeli warga justru melaporkan para pelaku kepada polisi. Aparat Polsek Noemuti yang turun langsung mengamankan kedua pelaku bersama barang bukti hasil curiannya," jelasnya.

Usai meringkus para pelaku, karena TKP kejadian di wilayah Polres TTS, aparat Polsek Noemuti langsung berkoordinasi dengan Polres TTS.

Anggota Buser Polres TTS dibawah pimpinan Brigpol I Ketus Dana Putra langsung menjemput tersangka dan barang bukti untuk dibawa ke Polres TTS guna diproses secara hukum.

Telkomsel Berikan Bantuan 751 Hewan Kurban untuk Wilayah Bali dan Nusa Tenggara

Warga Kelurahan Onelako Buat Tungku Hemat Kayu Begini Tujuannya

Yayasan Aisyiyah NTT Selenggarakan Khitanan Massal Jumlahnya Segini

"Kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHP dengan ancaman pidana penjara 7 tahun," pungkasnya. (Laporan Reporter Pos Kupang. Com, Dion Kota.)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved