Rumah Jabatan Wabup TTS Dirusak Pemuda Mabuk

Rumah jabatan wakil bupati TTS yang terletak di kampung aman, Kota Soe, Minggu (11/8/2019) dini hari dirusak sekitar 11 pemuda dari kampung sentosa y

Penulis: Dion Kota | Editor: Ferry Ndoen
Pos Kupang.com/Dion Kota
 pagar depan Rujab Wabup TTS sudah rubuh akibat dirusak para pemuda mabuk dari kampung sentosa, Minggu dini hari 

Laporan Reporter Pos. Kupang. Com, Dion Kota

POSKUPANG. COM, SOE - Rumah jabatan wakil bupati TTS yang terletak di kampung aman, Kota Soe, Minggu (11/8/2019) dini hari dirusak sekitar 11 pemuda dari kampung sentosa yang dalam keadaan mabok. Sebelum melakukan penggrusakan, para pemuda mabuk tersebut sempat memukul para penjaga rumah jabatan.
Para pemuda mabuk ini, memecahkan kaca jendela salah satu kamar dan merusak pagar pintu depan Rujab Wabup.

Wabup Army yang dikonfirmasi pos kupang.com di rujab mengatakan, pada Sabtu (10/8/2019) malam dirinya tidak berada di rujab. Wabup Army dan keluarga tidur di rumah pribadi di Nifuboko usai mengikuti acara pesta. Sekitar pukul 07.00 WITA, dirinya baru mengetahui jika rujab dirusak oleh oknum tak bertanggung jawab.

"Tadi pagi saya dapat WhatsApp dari orang yang jaga rumah jika ada oknum pemuda mabok yang masuk dan merusak rumah jabatan. Saya datang lihat jendela salah satu kamar sudah pecah semua dan pintu pagar depan sudah rubuh akibat dirusak para pelaku" ungkap Wabup Army.

Kasus pengrusakan Rujab tersebut, lanjut Wabup Army, diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

" Tadi pagi polisi sudah langsung datang dan tangani kasus pengrusakan ini. Ini merupakan kasus pengrusakan terhadap aset Negera sehingga saya berharap pihak kepolisian bisa segera menuntaskan kasus ini," pintanya.

Salah satu anggota piket Polres TTS yang ditemui pos Kupang di Rujab Wabup TTS, Bripka Peter Suan menceritakan kronologi kasus pengrusakan Rujab Wabup TTS bermula ketika segerombolan pemuda kampung sentosa yang dalam keadaan mabuk Minggu dini hari melintas di depan Rujab Wabup TTS. Saat melintas di depan pagar depan, salah seorang penjaga Rujab sempat menyapa pemuda mabok tersebut. Usai disapa, tiga orang penjaga Rujab sempat duduk bersama para pemuda kampung sentosa di depan pagar Rujab sambil mengkonsumsi miras (sopi, red).

Ribuan Umat Muslim Sumba Timur Ikut Sholat Idul Adha di Lapangan Pahlawan Waingapu

Baru satu putaran minum sopi, tiba-tiba oknum pemuda sentosa langsung memukul penjaga Rujab Wabup TTS tanpa alasan yang jelas.

Sontak tiga penjaga penjaga Rujab Wabup TTS langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian dan berlari masuk ke Rujab. Melihat penjaga Rujab berusaha kabur, para pemuda kampung sentosa langsung mengejarnya hingga masuk ke dalam Rujab.

Ketiga penjaga Rujab langsung masuk bersembunyi di dalam kamar belakang dan mengunci pintu kamar tersebut.

Kesal tak berhasil menangkap para penjaga Rujab Wabup TTS, para pemuda mabuk tersebut lalu memecah kaca jendela kamar dan merusak pintu pagar masuk Rujab hingga rubuh.

" Minum baru satu putaran tiba-tiba pemuda mabok dari kampung sentosa ini langsung memukul salah satu penjaga Rujab. Pukulan tersebut sempat ditangkis. Melihat jumlah para pemuda mabuk tersebut lebih banyak, para penjaga Rujab langsung lari bersembunyi di salah satu kamar," tutur Bripka Peter.

Usai mendapat laporan tersebut, anggota Polres TTS langsung turun ke TKP guna mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan penjagaan.

" Tadi anggota Buser sudah turun dan langsung mencari para pelaku pengrusakan," ungkap Peter. ( *)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved