Empat Program Strategis Pemda Sumba Timur Untuk Percepat Keluar Dari Zona Daerah Tertinggal

menyadang status daerah/kabupaten tertinggal, Pemda Kabupaten Sumba Timur memiliki empat program strategis untuk mempercepat keluar dari zona daerah t

Empat Program Strategis Pemda Sumba Timur Untuk Percepat Keluar Dari Zona Daerah Tertinggal
Pos Kupang.com/Maria Ani Toda
Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilidjora, saat di ruang redaksi Kantor Pos kupang, Selasa (22/1/2019) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Terkaitnya menyadang status daerah/kabupaten tertinggal, Pemda Kabupaten Sumba Timur memiliki empat program strategis untuk mempercepat keluar dari zona daerah tertinggal itu.

Bupati Sumba Timur Drs.Gidion Mbilijora,M.Si ketika dihubungi POS-KUPANG. COM melalui sambungan telepon, Jumat (9/8/2019) mengaku, ia tidak mengetahui penilaian apa dari pemerintah pusat sehingga Kabupaten Sumba Timur masuk dalam daerah tertinggal.

"Tidak tahu itu penilaian dari pusat begitu ya termasuk beberapa kabupaten lain. Mungkin dilihat dari indeks pembangunan manusianya mungkin,"ungkap bupati Gidion.

"Indikator yang itu yang mungkin menjadi acuan bagi Pemerintah Pusat. Tapi yang lalu contohnya kali lalu Kabupaten Ngada bilang sudah keluar dari kabupaten tertinggal tetapi ternyata banyak data yang tidak benar disitu,"tambah Gidion.

Gidion juga mengatakan, Pemda Sumba Timur akan tetap saja berupaya meningkatkan pendapatan masyarakat Sumba Timur dari empat program yang ada dimana ditargetkan sesuai dengan waktu berakhir masa jabatan kepemimpinan mereka pada tahun 2021.

"Itu yang kita usahan berbagai program untuk mempercepat keluar dari zona daerah tertinggal itu,"tandas Gidion.

Dijelaskannya, empat program itu yakni pertama peningkatan pendapatan ekonomi rumah tangga. Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Selain itu, peningkatan infrastruktur pembangunan. Dan keempat, peningkatan reformasi birokrasi tata kelola pemerintahan reformasi birokrasi. (*)

 
  

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved