DPRD NTT Beri Tanggapan Soal Ranperda Pendidikan

Hadir Wagub NTT, Josef A. Nae Soi, Sekda NTT, Ben Polo Maing, para asisten,pimpinan OPD.

DPRD NTT Beri Tanggapan Soal Ranperda Pendidikan
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Wakil Ketua DPRD NTT, Alex Take Ofong, S.Fil 

DPRD NTT Beri Tanggapan Soal Ranperda Pendidikan

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- DPRD NTT memberi tanggapan terhadap pendapat Gubernur NTT tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pendidikan.

Tanggapan DPRD ini disampaikan dalam.Rapat Paripuran ke-21 Tahun 2019 yang berlangsung di Aula Kelimutu, Gedung DPRD NTT, Jumat (9/8/2019).

Rapat paripurna ini dipimpin Wakil Ketua DPRD NTT, Alex Take Ofong,S.Fil didampingi Ketua DPRD NTT, H. Anwar Pua Geno,S.H dan Wakil Ketua, Gabriel Beri Bina.

Hadir Wagub NTT, Josef A. Nae Soi, Sekda NTT, Ben Polo Maing, para asisten,pimpinan OPD.

Penyampaian tanggapan dewan ini dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD NTT, Gabriel Beri Binna.

Dalam tanggapan itu, DPRD NTT menyampaikan beberapa hal, yakni DPRD NTT menyapaikan terima kasih kepada pemerintah yang sudah sangat mendukung dan menerima Ranperda Pendidikan untuk dibahaa lebih lanjut sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

Dukungan dan penerimaan itu didasarkan pada makna pentingnya pendidikan sebagai salah satu upaya pembentukan sumber daya manusia unggul di NTT.

"Dewan sepakat dengan pemerintah bahwa proses pembentukan Ranperda Pendidikan tidak semata-mata adalah bentuk tanggungjawab hukum, namun lebih dari itu adalah bentui tanggungjawab moral dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat," kata Beri Binna.

Dewan juga lanjut Beri Binna, mengharapkan dukungan pemerintah melalui keikutsertaan aktif perangkat daerah terkait bersama Bapemperda DPRD NTT dalam pembahasan dan konsultasi Ranperda tentang Pendidikan di daerah.

Film BTS Bring The Soul: The Movie Tayang, ARMY Kupang Gelar Nonton Bareng

Puasa Sunnah - Jelang Idul Adha, Niat dan Tata Cara Puasa Arafah, 9-10 Agustus, 8-9 Dzulhijjah

Dikatakan, pembahasan Ranperda Pendidikan itu sangat urgen untuk menjadi dasar hukum penyelenggaraan pendidikan menengah dan pendidikan khusus yang vakum sejak adanya pengalihan urusan pendidikan menengah dan pendidikan khusus dari pemerintah kabupaten dan kota pada akhir 2016 lalu.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved