Kamis, 14 Mei 2026

Pramugari Apitchaya Jareondee Meninggal Dunia Karena Infeksi Usai Digigit Hewan Ini

Pramugari Apitchaya Jareondee Meninggal Dunia Karena Infeksi Usai Digigit Hewan Ini

Tayang:
iStock
Pramugari 

Pramugari Apitchaya Jareondee meninggal dunia karena infeksi usai  digigit nyamuk, ini kronologisnya

POS-KUPANG. COM - Pramugari Apitchaya Jareondee meninggal dunia karena infeksi usai digigit nyamuk, ini kronologisnya

Tak ada yang bisa memastikan kapan seseorang meninggal dunja.  Termasuk meninggal karena apa.

Sebagaimana dialamiPramugari Apitchaya Jareondee bernama

Nyamuk, salah satu serangga yang dibenci karena gigitan menimbulkan gatal dan menyakitkan.

Gigitan nyamuk juga menularkan penyakit mematikan, seperti demam berdarah atau malaria.

Hotman Paris Pamer Kemesraan Bersama Istrinya, Agustianne Marbun, So Sweet Lah

Baru-baru ini, seorang pramugari meninggal karena demam berdarah hanya beberapa hari setelah mendapat gigitan nyamuk.

Ia adalah Apitchaya Jareondee berusia 25 tahun.

Pramugari Apitchaya Jareondee meninggal dunia karena infeksi usai  digigit nyamuk, ini kronologisnya
Pramugari Apitchaya Jareondee meninggal dunia karena infeksi usai digigit nyamuk, ini kronologisnya (Tribun)

Pramugari itu dan keluarganya diketahui sedang mengambil libur dan pulang ke rumah keluarganya di Chiang Mai pada akhir Juli lalu.

Tapi baru beberapa hari di sana, dia mengalami keluhan kesehatan, seperti demam tinggi dan sakit kepala yang parah secara bersamaan.

Dia bersama keluarga memutuskan untuk mendatangi dokter di rumah sakit.

Pramugari Apitchaya Jareondee
Pramugari Apitchaya Jareondee meninggal dunia karena infeksi usai digigit nyamuk, ini kronologisnya

Oleh tim medis di Rumah Sakit Lanna, Chiang Mai, Thailand, diketahui bahwa dia menderita demam berdarah yang ditularkan lewat gigitan nyamuk.

Namun sayang, tubuh pramugari cantik itu tidak kuat melawan sakit.

Dia mengalami infeksi parah yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, yang parahnya memicu pendarahan internal, hingga kerusakan organ tubuh.

Apitchaya, yang bekerja di maskapai penerbangan Lion Air Thailand, dinyatakan meninggal Senin (29/7/2019) kemarin, hanya 3 hari setelah terinfeksi virus demam berdarah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved