Dipicu Perempuan, Gerombolan Geng Motor Pelajar Tawuran Sampai Dua Kali Sehari, Bawa Senjata Tajam

Dipicu Perempuan, gerombolan geng motor Pelajar Tawuran sampai dua kali sehari, Bawa Senjata Tajam

Dipicu Perempuan, Gerombolan Geng Motor Pelajar Tawuran Sampai Dua Kali Sehari, Bawa Senjata Tajam
KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPAH
Sejumlah pelajar dari SMA Negeri 6 dan SMA Negeri 7 yang terlibat tawuran diamankan anggota Satgas Pelajar Kota Bogor, Selasa (6/8/2019). 

Dipicu Perempuan, gerombolan geng motor Pelajar Tawuran sampai dua kali sehari, Bawa Senjata Tajam

POS-KUPANG.COM | BOGOR - Dua kelompok pelajar dari SMA Negeri 6 dengan SMA Negeri 7 terlibat tawuran di Jalan Kolonel Enjo, Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (6/8/2019).

Dalam peristiwa itu lima orang pelajar dari sekolah tersebut diamankan oleh anggota Satuan Tugas (Satgas) Pelajar Kota Bogor.

KH Maimun Zubair Meninggal di Mekkah, Begini Kenangan Jokowi, Susi dan Mahfud MD

Anggota Satgas Pelajar Bayu Saputra mengatakan, perkelahian antarpelajar itu sempat pecah dua kali di lokasi berbeda.

Bayu menyebut, tawuran pertama terjadi di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan. Setelah dibubarkan, sambungnya, tawuran kembali berlanjut di depan SMP Negeri 8 Kota Bogor.

"Mereka gerombolan pakai motor. Terus datang lagi anak-anak yang lain dari masing-masing sekolah saling membela teman-temannya," kata Bayu, di lokasi.

Ribuan Mahasiswa dan Dosen Unipa Maumere Turun ke Jalan, Ini yang Mereka Lakukan

Penyebab tawuran Bayu menuturkan, dari pengakuan beberapa pelajar yang telah diamankan, pemicu tawuran tersebut adalah masalah perempuan. Selain itu, kata Bayu, senjata tajam juga ditemukan di dalam bagasi motor di salah satu kendaraan pelajar.

"Saya tangkap, terus saya amanin. Pas diperiksa ada yang bawa senjata tajam di bagasi motor. Kita data terus panggil guru dari masing-masing sekolah tersebut," sebut Bayu. (Kompas.com/Ramdhan Triyadi Bempah)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gerombolan Geng Motor Pelajar di Bogor Tawuran Sampai Dua Kali Sehari, Ini Penyebabnya",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved