Toilet Gedung Teknik Mesin PNK yang Makan Korban, Ini Komentar Direktur PNK

Soal Toilet gedung Teknik mesin PNK yang makan korban, ini komentar Direktur PNK

Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/GECIO VIANA
Direktur Politeknik Negeri Kupang (PNK), Nonce Farida Tuati SE, m.Si SE.,M.Si (kiri) saat melakukan 'cium hidung' di Auditorium PNK Penfui, Kota Kupang, Jumat (18/1/2019) siang. 

Soal Toilet gedung Teknik mesin PNK yang makan korban, ini komentar Direktur PNK

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Direktur Politeknik Negeri Kupang ( PNK), Nonce Farida Tuati, SE., M.Si enggan berkomentar banyak terkait Toilet Gedung Teknik Mesin yang memakan satu korban calon mahasiswa.

"Itu nanti baru kita lihat, jangan di sini," katanya saat ditemui di rumah duka di Jln Alfa Omega Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Senin (5/8/2019) malam.

• Gubernur NTT Canangkan Sulamu Jadi Rumah Kelor dan Garam

Saat terus dimintai komentarnya karena toilet tersebut sudah 10 tahun dalam keadaan tidak memiliki lantai dan membahayakan mahasiswa, Direktur PNK hanya menjawab toilet tersebut akan dibenahi.

"Nanti e. Iya, pasti lah (akan dibenahi). kita juga ada di sini, di rumah duka. Nanti orang bilang apa," katanya sambil berlalu meninggalkan wartawan.

Diketahui, akibat toilet yang berada di lantai 3 Gedung Teknik Mesin PNK, seorang calon mahasiswa PNK yang hendak mengikuti seleksi masuk PNK jalur mandiri meninggal dunia.

• Sikapi Calon Mahasiswa yang Meninggal di Toilet Kampus, BEM PNK Minta Audiens

Korban sebelum ujian, hendak ke toilet, namun karena tidak mengetahui bahwa toilet tersebut tidak memiliki lantai, korban jatuh terperosok dari lantai 3 hingga dasar gedung.

Korban lalu dilarikan ke RS Kartini dan dirawat intensif selama kurang lebih 7 jam, namun nyawa korban tidak tertolong.

Keluarga korban, Umbu Dawa menyebut korban meninggal akibat benturan keras pada kepala bagian belakang dan mengalami patah tulang bagian leher dan tulang belakang (punggung)

Sebelumnya, pihak PNK melalui Kabag Umum dan Keuangan PNK, Dara Miha Balo bersama beberapa rekan pegawainya mengunjungi korban yang terbaring tak sadarkan diri pada pukul 13.20 Wita di RS Kartini Kupang.

Kepada POS-KUPANG.COM, Dara membenarkan kejadian tersebut terjadi di lantai 3 Gedung Teknik Mesin PNK.

Dara menjelaskan, kejadian tersebut merupakan kecelakaan tunggal dan terjadi di toilet di lantai 3 Gedung Teknik Mesin PNK.

Diakuinya, kamar mandi (toilet) tersebut merupakan kamar mandi yang belum selesai dikerjakan dan lantai kamar mandi tersebut dibiarkan menganga untuk saluran air.

"Diduga dia (korban) tidak tahu lalu membuka pintu kamar mandi (toilet) lalu terjatuh," katanya.

Dijelaskannya, kamar mandi tersebut sudah ada sejak gedung tersebut dibangun 10 tahun lalu. ia juga mengakui jika tidak ada tanda larangan dari pihak kampus.

"Dulunya pintu kamar mandi itu dikunci, tapi sudah dirusak, tidak tahu siapa yang rusak," jelasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved