Hukum Kurban Untuk Orang Telah Meninggal Dunia, Simak Penjelasan Ustadz Abdul Somad dan Adi Hidayat

Bagaimana hukum kurban atau menyembelih hewan untuk orang yang telah meninggal dunia?

Hukum Kurban Untuk Orang Telah Meninggal Dunia, Simak Penjelasan Ustadz Abdul Somad dan Adi Hidayat
Kolase
Disebut Hina Ustadz Abdul Somad & Ustadz Adi Hidayat, 

Hukum Kurban Untuk Orang Telah Meninggal Dunia, Simak Penjelasan Ustadz Abdul Somad dan Adi Hidayat

POS-KUPANG.COM- Bagaimana hukum kurban atau menyembelih hewan untuk orang yang telah meninggal dunia?

Ustadz Abdul Somad menjelaskan, terdapat beberapa pendapat ulama dalam masalah ini.

Menurut Mazhab Imam Safii, tidak boleh berkurban untuk orang yang telah meninggal dunia. kecuali orang yang telah meninggal dunia itu meninggalkan wasiat

Alasannya, karena Allah SWT berfirman dalam Quran surah An-Najm ayat 39:

“Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya”. (Qs. An-Najm [53]: 39).

Jika orang yang telah meninggalkan dunia tersebut meninggalkan wasiat, maka orang yang menerima wasiat melaksanakannya dan semua dagingnya mesti disedekahkan kepada fakir miskin.

"Orang yang melaksanakan wasiat dan orang lain yang mampu tidak boleh memakan daging Qurban tersebut, karena tidak ada izin dari orang yang telah meninggal dunia untuk memakan daging Qurban tersebut," tulis Ustadz Abdul Somad dalam 33 Tanya Jawab Seputar Qurban.

Ustadz Abdul Somad melanjutkan, menurut Mazhab Maliki, makruh hukumnya berkurban untuk orang yang telah meninggal dunia, jika orang yang meninggal dunia itu tidak menyatakannya sebelum ia meninggal.

Jika orang yang meninggal itu menyebutkannya sebelum ia meninggal dan bukan nadzar, maka ahli warisnya dianjurkan agar melaksanakannya.

Halaman
1234
Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Adiana Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved