Ekonomi NTT Triwulan II 2019 Positif Tumbuh di Atas Nasional
Pertumbuhan ekonomi positif terjadi pada hampir seluruh kategori lapangan usaha kecuali pada lapangan usaha jasa keuangan.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Rosalina Woso
Kepala BPS NTT : Ekonomi NTT Triwulan II 2019 Tumbuh di Atas Nasional
POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Ekonomi NTT triwulan II 2019 positif bila dibandingkan dengan triwulan II 2018 yaitu sebesar 63 6%. Angka ini lebih tinggi dari nasional 5,05 persen.
Pertumbuhan ekonomi positif terjadi pada hampir seluruh kategori lapangan usaha kecuali pada lapangan usaha jasa keuangan.
Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha industri pengolahan yaitu sebesar 9,53%.
Selanjutnya disusun oleh lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 8,21% serta informasi dan komunikasi sebesar 7,89%.
Demikian disampaikan Kepala BPS NTT Ny Maritje Pattiwaellapia, ketika merilis Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2019, di Kantor BPS NTT, Senin (5/8/2019).
Ia melanjutkan secara umum struktur perekonomian NTT pada triwulan II 2019 belum mengalami perubahan yang signifikan.
Lapangan usaha pertanian, Kehutanan dan Perikanan masih mendominasi perekonomian NTT dengan kontribusi sebesar 29,67%.
Selanjutnya diikuti oleh lapangan usaha administrasi pemerintahan Pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan kontribusi sebesar 13,2% dan lapangan usaha perdagangan besar - eceran, reparasi mobil-sepeda motor sebesar 11,25%.
Dilihat dari penciptaan pertumbuhan ekonomi NTT triwulan II 2019. lanjutnya, maka lapangan usaha pertanian, Kehutanan dan Perikanan menyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar yaitu sebesar 2,21%.
Kemudian disusul oleh lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dan lapangan usaha perdagangan besar dan eceran reparasi mobil dan sepeda motor masing-masing sebesar 0,94% dan 0,83%.
Sedangkan ekonomi NTT triwulan Ii 2019 dibandingkan terhadap triwulan I 2019 mengalami pertumbuhan sebesar 5,95%.
Pada triwulan II 2019, hampir seluruh lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif dengan pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha pertanian, Kehutanan dan Perikanan sebesar 16,72%.
"Masa panen raya yang bergeser ke triwulan II berpengaruh terhadap tingginya pertumbuhan ekonomi kategori ini pada triwulan II," tuturnya.
Dijelaskan lebih lanjut, pertumbuhan ekonomi tertinggi selanjutnya disusul oleh lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum serta lapangan usaha transportasi dan pergudangan masing-masing sebesar 6,98% dan 6,47%.