Drama Putus Cinta Alfridus-Nona Lin Berujung Ganti Rugi Di Maumere Berlanjut, Ini Rincian Kerugian

Drama putus cinta Alfridus-Nona Lin berujung ganti rugi ratusan juta rupiah di Maumere berlanjut. Ada sewa tarik rambut, setrika sampai rice coocker

Drama Putus Cinta Alfridus-Nona Lin Berujung Ganti Rugi Di Maumere Berlanjut, Ini Rincian Kerugian
POS KUPANG/EUGINIUS MOA
Tergugat Fransiska Nona Lin, didampingi kuasa hukum Marianus Mo’a, S,H.M.H, mengikuti sidang di Pengadilan Negri Maumere, Pulau Flores, Jumat (2/8/2019). 

Drama Putus Cinta Alfridus-Nona Lin Berujung Ganti Rugi Di Maumere Berlanjut, Ini Rincian Kerugian

POS-KUPANG.COM |  MAUMERE- Drama putus cinta Alfridus-Nona Lin berujung ganti rugi ratusan juta rupiah di Maumere berlanjut. 

Saksi Kristianus   Van Afilus yang dihadirkan penggugat membeberkan kisah  kasih  Alfridus Arianto  dan Fransiska Nona Lin  dalam sidang  lanjutan pemeriksaan saksi  di Pengadilan Negeri Maumere, Pulau  Flores,  Senin  (5/8/2019). 

Ada uang tarik rambut, setrika dan rice coocker.

Alfridus Arianto  menuntut Nona  Lin, mantan pacarnya membayar  ganti rugi  10 kali  lipat kerugian  Rp 40.825.000 atau senilai total  Rp  408.250.000, bila  tergugat Fransiska Nona Lin kawin dengan pria  lain.

Kepada hakim tunggal, Arif Mahardika, S.H, memimpin sidang, Kristianus  mengatakan  percintaan  dimulai Arianto bekerja  di  Surabaya  menelpon Nona  Lin  di Maumere.

“Mereka   pacaran  2015. Saya  dan  Arianto tinggal satu  kamar kos di Surabaya. Saat itu, dia  tidak  tahu  transfer  uang dari  bank, minta  saya antar pergi  transfer uang  untuk  Nona Lin,”  beber Kristianus.

BREAKING NEWS: Calon Mahasiswa PNK Kupang NTT Jatuh dari Lantai 3 Gedung Teknik Mesin Meninggal

Ia  mengaku  saudaranya sering transfer  uang, diantaranya  untuk   tarik  rambut. Namun  selama  sidang, dia  tak menyebutkan  nilai uang  yang ditransfer   Ia  hanya  tahu   pengiriman  Rp  2  juta  ketika  anak Nona  Lin  merayakan  komuni pertama.

“Saya  juga bawa  ‘rice  cooker’ dan  sterika   permintaan Nona Lin. Barang ini diambil  Nona Lin  di  Kampung Du, Kecamatan Lela,”   ujar Kristianus.

Ia  mengakui  Arianto   telah memiliki  dua orang istri  yang semua saling lepas tanpa cerai  resmi.  Dari  perkawinan dengan istri  pertama  dinikahi 1999 secara Islam di  Makassar   menghadirkan seorang anak  laki-laki  dan putus hubungan 2006.

Prahara Putus Cinta Arianto dan Lina Tak Beradu Tatap di Sidang, Tuntut Mantan Pacar Rp 408 Juta

Istri kedua  melahirkan seorang anak  perempan dinikahi  2013  di  Surabaya  menurut agama  Kristen Protestan,   bubar tahun  2014.
“Saya pernah  tanya-tanya dia, katanya istrinya minggat,” kata  Kristianus. (laporan  wartawan pos-kupang.com,eginius mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved