Tips Bagi Penyedia Jasa Makanan Agar Makanan Aman Dikonsumsi

Bagi anda penyedia jasa makanan baik catering, warung atau jajanan harus memperhatikan beberapa hal agar makanan aman dan layak dikonsumsi pelanggan.

Tips Bagi Penyedia Jasa Makanan Agar Makanan Aman Dikonsumsi
POS-KUPANG.COM/ GECIO VIANA
Akademisi dari Program Studi (Prodi) Gizi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Kupang, Tobi Hasan, S.Si., MPH

Tips Bagi Penyedia Jasa Makanan Agar Makanan Aman Dikonsumsi

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Bagi anda penyedia jasa Makanan baik catering, warung atau jajanan harus memperhatikan beberapa hal agar Makanan AMAN dan layak dikonsumsi pelanggan.

Akademisi dari Program Studi (Prodi) Gizi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Kupang, Tobi Hasan, S.Si., MPH memberikan catatan agar Makanan tetap bergizi agar AMAN dikonsumsi.

Dihubungi POS-KUPANG.COM pada Jumat (2/8/2019), Tobi menyebut hal pertama yang harus diperhatikan adalah Makanan tersebut harus higienis dan memperhatikan sanitasi.

makanan sehat
makanan sehat (net)

Makanan yang higienis, lanjut Tobi, berkaitan dengan kebersihan dan kesehatan penjamah atau pengolah Makanan.

Ayu Ting Ting Dicium Ivan Gunawan, Sahabat Ruben Onsu Bilang Cinta ke Mantan Istri Enji

Penjamah atau pengolah Makanan harus memenuhi kriteria diantaranya, bersih dan rapi di mana tidak memiliki kuku yang panjang dan harus menata rambutnya dengan rapi serta tidak mengidap penyakit menular dan penyakit lainnya yang mudah tertular melalui media Makanan.

"Untuk itu, usaha jasa Makanan harus menyediakan sarana untuk menjamin karyawannya higienis," jelasnya.

Selanjutnya, harus pula memperhatikan sanitasi yang berkaitan erat dengan lingkungan pengolahan bahan Makanan.

Bahan Makanan harus diolah, disaji pada tempat yang bersih. Bebas dari cemaran terutama mikrobia.

Smartphone Terbaru Agustus Harga Mulai Rp 1 Jutaan, Redmi 7A hingga Oppo K3, Cek Spesifikasi

"Jika bahan Makanan yang aman lalu disajikan dalam wadah yang tidak bersih memungkinkan terjadinya cross contamiation atau kontaminasi silang. Faktor inilah yag seringkali menimbulkan konsumen mengalami sakit perut atau diare," paparnya.

Lebih lanjut, untuk Makanan yang disajikan tetap memiliki nilai gizi yang baik, kata Tobi, maka harus pula memperhatikan faktor pemilihan bahan baku Makanan, umur simpan bahan Makanan yang terlalu lama dan faktor pengolahan.

TRIBUN WIKI:Jiwan Garden Wisata Foto Kebun Bunga Matahari Pertama di Provinsi NTT

"Semua bahan Makanan memiliki kandungan zat gizi yg berbeda-beda dan zat gizi tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda pula, misalnya mudah rusak pada suhu yang terlalu tinggi dan lain sebagainya," jelasnya.(*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved